Touchpad laptop yang tidak berfungsi tentu bisa mengganggu aktivitas, apalagi kalau tidak ada mouse cadangan. Masalah ini bisa muncul tiba-tiba setelah laptop dinyalakan, update Windows atau tidak sengaja menekan tombol tertentu.
Touchpad laptop tidak berfungsi sebaiknya dicek dari langkah paling ringan dulu. Artikel ini akan membahas beberapa cara yang bisa dicoba mulai dari cek tombol touchpad, pengaturan Windows sampai tanda perangkat perlu diperiksa lebih lanjut.
1. Cek Tombol Shortcut Touchpad di Keyboard
Langkah pertama adalah mengecek apakah touchpad tidak sengaja dimatikan lewat shortcut keyboard. Banyak laptop memiliki tombol khusus untuk menyalakan atau mematikan touchpad.
Biasanya tombol ini berada di deretan F1 sampai F12 dan memiliki ikon touchpad. Pada beberapa laptop, anda perlu menekan kombinasi tombol seperti Fn + F6, Fn + F7, Fn + F9, atau tombol lain tergantung merek laptop.
Contohnya:
- ASUS sering memakai tombol dengan ikon touchpad di salah satu tombol F.
- Acer dan Lenovo biasanya juga memiliki shortcut touchpad di baris fungsi.
- HP, Dell, dan beberapa seri lain bisa memakai kombinasi berbeda.
Coba tekan kombinasi tombol tersebut sekali, lalu gerakkan touchpad. Jika belum berhasil, tunggu beberapa detik atau restart laptop setelah mengaktifkannya kembali.
Masalah ini sering terjadi tanpa disadari, terutama saat pengguna menekan tombol Fn bersamaan dengan tombol lain.
2. Cek Pengaturan Touchpad di Windows
Jika shortcut tidak menyelesaikan masalah, cek apakah touchpad dimatikan dari pengaturan Windows. Pada Windows 10 dan Windows 11, touchpad bisa dinonaktifkan dari menu Settings.
Langkahnya:
- Tekan Windows + I untuk membuka Settings.
- Masuk ke Bluetooth & devices atau Devices.
- Pilih Touchpad.
- Pastikan tombol Touchpad dalam posisi aktif.
- Cek juga opsi terkait saat mouse eksternal tersambung.
Beberapa laptop memiliki opsi yang mematikan touchpad otomatis saat mouse eksternal terpasang. Jika opsi ini aktif, touchpad bisa terlihat tidak berfungsi ketika ada mouse USB, receiver wireless mouse, atau perangkat pointing lain yang tersambung.
Cabut mouse eksternal, lalu coba aktifkan touchpad lagi dari pengaturan.
3. Restart Laptop
Restart laptop sering terlihat sederhana, tetapi cukup efektif untuk mengatasi touchpad yang tiba-tiba tidak merespons. Sistem Windows bisa saja mengalami bug sementara, service driver macet, atau perangkat input gagal terbaca saat booting.
Jika touchpad tidak bisa digunakan, anda bisa memakai keyboard untuk restart. Tekan tombol Windows, gunakan tombol panah untuk memilih menu power, lalu pilih restart. Jika ada mouse eksternal, gunakan mouse untuk sementara.
Setelah laptop menyala kembali, tunggu beberapa saat sampai semua driver aktif. Jangan langsung membuka banyak aplikasi. Coba gerakkan touchpad dan klik kiri-kanan.
Jika touchpad kembali normal setelah restart, kemungkinan masalahnya hanya bug sementara. Namun, jika sering kambuh, lanjutkan pengecekan ke driver dan pengaturan perangkat.
4. Cek Device Manager
Touchpad laptop bisa tidak berfungsi karena perangkatnya disabled, driver error, atau Windows gagal mengenali touchpad. Untuk mengeceknya, buka Device Manager.
Langkahnya:
- Tekan Windows + X.
- Pilih Device Manager.
- Cari bagian Mice and other pointing devices.
- Cari nama touchpad, misalnya HID-compliant mouse, Synaptics, ELAN, Precision Touchpad, atau nama sejenis.
- Jika ada tanda panah ke bawah, klik kanan lalu pilih Enable device.
- Jika ada tanda kuning, kemungkinan driver bermasalah.
Jika touchpad tidak muncul sama sekali di Device Manager, bisa jadi driver belum terpasang, touchpad tidak terbaca, atau ada masalah hardware.
Untuk sementara, gunakan mouse eksternal agar lebih mudah melakukan pengecekan.
5. Update atau Install Ulang Driver Touchpad
Driver yang rusak atau tidak cocok bisa membuat touchpad laptop tidak berfungsi. Masalah ini sering terjadi setelah update Windows, install ulang laptop, atau driver diganti dengan versi yang tidak sesuai.
Di Device Manager, klik kanan perangkat touchpad, lalu pilih Update driver. Anda bisa mencoba pencarian otomatis terlebih dahulu. Jika tidak berhasil, download driver touchpad dari website resmi merek laptop sesuai tipe laptop.
Jika driver terlihat bermasalah, anda juga bisa mencoba uninstall device lalu restart laptop. Setelah restart, Windows biasanya akan mencoba memasang ulang driver dasar secara otomatis.
Namun, jangan sembarang install driver dari situs tidak jelas. Driver yang salah bisa membuat touchpad, keyboard, WiFi, atau perangkat lain menjadi bermasalah. Pastikan driver sesuai merek dan tipe laptop.
6. Cek Pengaturan Touchpad di BIOS atau UEFI
Pada beberapa laptop, touchpad bisa dimatikan dari BIOS atau UEFI. Jika pengaturan ini berubah, touchpad tidak akan aktif walaupun di Windows sudah diaktifkan.
Untuk masuk BIOS, restart laptop lalu tekan tombol tertentu seperti F2, Del, Esc, atau F10 tergantung merek laptop. Setelah masuk BIOS, cari menu yang berkaitan dengan internal pointing device, touchpad, advanced, atau device configuration.
Jika ada opsi touchpad atau internal pointing device, pastikan statusnya enabled. Simpan pengaturan lalu restart laptop.
Jangan mengubah menu BIOS lain jika tidak paham fungsinya. Salah pengaturan di BIOS bisa membuat booting, storage, atau perangkat lain ikut bermasalah.
7. Coba Safe Mode atau Akun Windows Lain
Jika touchpad tidak berfungsi karena konflik aplikasi, driver tambahan, atau pengaturan akun Windows, Safe Mode bisa membantu memastikan penyebabnya. Dalam Safe Mode, Windows berjalan dengan driver dan service minimal.
Jika touchpad berfungsi di Safe Mode, kemungkinan masalahnya berasal dari driver tambahan, aplikasi gesture, software mouse, atau setting Windows yang konflik.
Anda juga bisa mencoba membuat akun Windows baru atau login ke akun lain jika tersedia. Jika touchpad normal di akun lain, kemungkinan pengaturan profil Windows sebelumnya bermasalah.
Cara ini cocok jika touchpad mulai error setelah install aplikasi tertentu, aplikasi gesture, driver mouse, atau software bawaan laptop.
8. Periksa Kemungkinan Kerusakan Hardware
Jika semua cara sudah dicoba tetapi touchpad tetap tidak berfungsi, kemungkinan masalahnya ada pada hardware. Touchpad bisa rusak, fleksibel touchpad longgar, konektor lepas, terkena cairan, atau ada kerusakan pada board.
Gejala hardware biasanya seperti:
- Touchpad tidak terdeteksi sama sekali di Device Manager.
- Touchpad mati setelah laptop jatuh.
- Touchpad error setelah laptop dibongkar atau dibersihkan.
- Klik kiri atau kanan tidak merespons.
- Kursor bergerak sendiri atau loncat-loncat.
- Touchpad terkena air atau lembap.
- Bagian palmrest terasa menggembung karena baterai menekan touchpad.
Jika laptop pernah terkena cairan, jangan terus dipakai terlalu lama. Cairan bisa menyebabkan korosi pada fleksibel, konektor, keyboard, touchpad, dan motherboard.
Jika baterai laptop menggembung sampai menekan touchpad dari bawah, hentikan pemakaian berat dan segera cek baterai. Baterai menggembung bisa merusak touchpad, casing, dan komponen internal lain.
Kesalahan yang Harus Dihindari
Jangan langsung install ulang Windows hanya karena touchpad tidak berfungsi. Banyak kasus bisa selesai dari shortcut, pengaturan Windows, atau driver.
Jangan download driver dari situs sembarangan. Gunakan driver dari website resmi merek laptop agar tidak salah versi.
Jangan mengubah banyak pengaturan BIOS sekaligus. Jika hanya ingin mengecek touchpad, ubah bagian yang berkaitan saja.
Jangan membongkar laptop sendiri jika belum berpengalaman. Fleksibel touchpad, keyboard, dan power button sangat mudah rusak jika casing dibuka paksa.
Jangan abaikan baterai menggembung. Jika touchpad naik, klik keras, atau palmrest terangkat, baterai bisa menjadi penyebab dan perlu dicek segera.
Kalau Touchpad Tetap Tidak Berfungsi
Jika touchpad tetap tidak berfungsi setelah shortcut dicek, pengaturan Windows diaktifkan, driver diperbarui, Device Manager dicek, dan BIOS dipastikan benar, kemungkinan perlu pemeriksaan lebih lanjut.
Anda bisa memakai mouse eksternal sementara agar laptop tetap bisa digunakan. Namun, jika touchpad mati setelah laptop jatuh, terkena air, dibongkar, atau baterai terasa menggembung, sebaiknya jangan ditunda terlalu lama.
Anda bisa konsultasi dengan admin EngineerTech melalui tombol WhatsApp di kanan bawah website untuk mendapatkan bantuan awal, estimasi jarak cabang, estimasi budget, dan konsultasi 24 jam. Jika perlu pengecekan langsung, anda juga bisa datang ke cabang terdekat EngineerTech.
Pemeriksaan langsung membantu memastikan apakah masalah berasal dari shortcut, driver, Windows, BIOS, fleksibel touchpad, palmrest, baterai, atau motherboard. Estimasi biaya tetap mengikuti hasil pengecekan, dan tidak semua touchpad mati harus langsung ganti komponen.
Kesimpulan
Touchpad laptop tidak berfungsi bisa diatasi dengan mengecek shortcut keyboard, mengaktifkan touchpad di Settings, restart laptop, cek Device Manager, update driver, cek BIOS, mencoba Safe Mode, dan memeriksa kemungkinan kerusakan hardware.
Mulailah dari langkah software sebelum membongkar laptop. Jika touchpad mati setelah jatuh, terkena air, atau tidak terdeteksi sama sekali, pemeriksaan hardware lebih disarankan agar penyebabnya jelas dan tidak salah mengganti komponen.





