5 Cara Check Serial Number Laptop dengan Mudah

Ringkasan Cepat:

  • Check serial number laptop paling mudah adalah melihat stiker di bagian bawah laptop.
  • Di Windows, serial number bisa dicek lewat Command Prompt dengan perintah wmic bios get serialnumber.
  • PowerShell juga bisa dipakai untuk membaca serial number dari data BIOS laptop.
  • BIOS atau UEFI berguna untuk mengecek serial number saat Windows tidak bisa dibuka.
  • Serial number juga bisa ditemukan dari aplikasi bawaan merek laptop, dus, nota, invoice, atau kartu garansi.

Views: 42

Serial number sering dibutuhkan saat ingin mengecek garansi, mencari driver yang sesuai, atau mencocokkan laptop dengan bukti pembelian. Letaknya bisa berbeda di setiap merek sehingga tidak selalu mudah ditemukan hanya dari bodi perangkat. Check serial number laptop dapat dilakukan lewat stiker fisik, Command Prompt, BIOS, atau aplikasi bawaan. Berikut 5 cara aman yang bisa dicoba sesuai kondisi laptop anda.

1. Cek Serial Number dari Stiker Fisik Laptop

Cara paling mudah untuk check serial number laptop adalah melihat stiker fisik yang menempel di bodi laptop. Biasanya serial number berada di bagian bawah laptop, dekat label merek, model, barcode, atau informasi produksi.

Langkahnya:

  1. Matikan laptop terlebih dahulu.
  2. Balik laptop dengan hati-hati.
  3. Cari stiker berisi tulisan Serial Number, S/N, SN, atau Service Tag.
  4. Catat kode yang muncul.
  5. Pastikan tidak tertukar dengan model number, product number, atau part number.

Pada beberapa laptop, serial number tidak selalu ditulis dengan label yang sama. Misalnya, laptop Dell sering memakai istilah Service Tag, sementara merek lain bisa memakai SN atau Serial No. Kode ini biasanya berupa kombinasi huruf dan angka.

Jika stiker sudah pudar, terkelupas, atau tertutup casing tambahan, gunakan cara lain seperti Command Prompt, PowerShell, BIOS, atau aplikasi bawaan merek laptop.

2. Cek Serial Number Laptop Lewat Command Prompt

Jika laptop memakai Windows, anda bisa cek serial number lewat Command Prompt. Cara ini cukup cepat dan tidak perlu membongkar laptop.

Langkahnya:

  1. Klik tombol Start.
  2. Ketik CMD atau Command Prompt.
  3. Buka Command Prompt.
  4. Ketik perintah berikut:
wmic bios get serialnumber
  1. Tekan Enter.
  2. Lihat kode serial number yang muncul di layar.
  3. Catat atau screenshot hasilnya jika diperlukan.

Jika hasilnya muncul sebagai kombinasi huruf dan angka, itulah serial number laptop yang terbaca dari BIOS. Cara ini sering dipakai saat ingin mengecek garansi, menghubungi support resmi, atau mencocokkan data unit.

Namun, pada beberapa laptop, hasilnya bisa kosong, tertulis To be filled by O.E.M., atau menampilkan kode yang tidak jelas. Jika begitu, gunakan cara fisik, BIOS, atau aplikasi bawaan merek laptop.

3. Cek Serial Number Laptop Lewat PowerShell

Selain Command Prompt, anda juga bisa check serial number laptop lewat PowerShell. Cara ini mirip dengan CMD, tetapi menggunakan perintah yang berbeda.

Langkahnya:

  1. Klik kanan tombol Start.
  2. Pilih Terminal, Windows PowerShell, atau PowerShell.
  3. Ketik perintah berikut:
Get-CimInstance Win32_BIOS | Select-Object SerialNumber
  1. Tekan Enter.
  2. Lihat bagian SerialNumber.
  3. Catat kode yang muncul.

PowerShell berguna jika Command Prompt tidak nyaman digunakan atau jika anda ingin hasil yang lebih rapi. Perintah ini membaca data serial dari BIOS laptop.

Jika hasilnya tetap tidak muncul, kemungkinan serial number tidak tersimpan dengan benar di BIOS, BIOS pernah diganti, motherboard pernah diganti, atau data bawaan pabrik tidak terbaca oleh Windows.

4. Cek Serial Number dari BIOS atau UEFI

BIOS atau UEFI adalah tempat yang sering menyimpan informasi dasar laptop, termasuk serial number, model, product name, dan informasi hardware lain. Cara ini berguna jika Windows tidak bisa dibuka atau hasil CMD tidak muncul.

Langkah umumnya:

  1. Restart laptop.
  2. Saat laptop mulai menyala, tekan tombol masuk BIOS sesuai merek laptop.
  3. Tombol yang sering digunakan antara lain F2, Del, Esc, F10, atau F12.
  4. Masuk ke halaman utama BIOS atau menu Information.
  5. Cari bagian Serial Number, System Serial Number, Service Tag, atau Product Information.
  6. Catat kode serial number yang tampil.
  7. Keluar dari BIOS tanpa mengubah pengaturan jika hanya ingin mengecek.

Jangan mengubah pengaturan BIOS jika tidak paham fungsinya. Salah mengubah boot mode, secure boot, atau urutan boot bisa membuat laptop gagal masuk Windows atau perangkat tidak berjalan normal.

Cara BIOS cocok jika laptop masih menyala tetapi Windows bermasalah, lupa password Windows, atau sistem operasi belum terinstall.

5. Cek Serial Number dari Aplikasi Brand, Dus, atau Nota Pembelian

Banyak merek laptop memiliki aplikasi bawaan untuk mengecek informasi perangkat. Misalnya aplikasi support, assistant, care center, update utility, atau system information sesuai merek laptop. Dari aplikasi tersebut, serial number biasanya bisa ditemukan di bagian informasi perangkat.

Langkah umumnya:

  1. Buka aplikasi bawaan merek laptop jika tersedia.
  2. Cari menu Device Information, System Information, atau My Device.
  3. Lihat bagian serial number, service tag, atau product number.
  4. Catat kode yang muncul.
  5. Cocokkan dengan stiker fisik, dus, atau nota jika diperlukan.

Selain dari aplikasi, serial number juga bisa ditemukan di beberapa tempat berikut:

  • Dus atau kotak laptop.
  • Kartu garansi.
  • Nota pembelian.
  • Invoice toko.
  • Email pembelian online.
  • Akun support resmi jika laptop pernah didaftarkan.

Cara ini sangat membantu jika stiker laptop sudah pudar atau laptop sedang tidak bisa menyala. Jika laptop dibeli second, cocokkan serial number di fisik laptop dengan dus, nota, dan data sistem agar lebih aman.

Tips Aman Saat Membagikan Serial Number Laptop

Serial number memang tidak serahasia password, tetapi tetap sebaiknya tidak dibagikan sembarangan di tempat publik. Gunakan serial number hanya saat diperlukan, misalnya untuk cek garansi, klaim servis, atau konsultasi teknis.

Tips amannya:

  • Jangan mengunggah foto stiker serial number ke media sosial.
  • Bagikan serial number hanya ke teknisi, toko, atau support yang tepercaya.
  • Jika menjual laptop online, hindari menampilkan serial number penuh di foto publik.
  • Simpan catatan serial number di tempat aman.
  • Cocokkan serial number sebelum menyerahkan laptop untuk servis.

Jika laptop akan diservis, catat serial number, kondisi fisik, dan kelengkapan yang ikut dibawa. Ini membantu mencegah tertukar dengan unit lain.

Butuh Bantuan

Jika anda kesulitan menemukan serial number, laptop tidak bisa menyala, stiker hilang, Windows error, BIOS tidak terbaca, atau ingin mengecek laptop second sebelum membeli, sebaiknya lakukan pemeriksaan lebih teliti.

Anda bisa konsultasi dengan admin EngineerTech melalui tombol WhatsApp di kanan bawah website untuk mendapatkan bantuan awal, estimasi jarak cabang, estimasi budget, dan konsultasi 24 jam. Jika perlu pengecekan langsung, anda juga bisa datang ke cabang terdekat EngineerTech.

Pemeriksaan langsung membantu memastikan apakah serial number terbaca normal, laptop sesuai dengan unit fisiknya, storage sehat, baterai masih layak, layar normal, keyboard berfungsi, dan sistem Windows tidak bermasalah. Estimasi biaya tetap mengikuti hasil pengecekan, dan tidak semua pengecekan identitas laptop membutuhkan servis besar.

Kesimpulan

Check serial number laptop bisa dilakukan dari stiker fisik, Command Prompt, PowerShell, BIOS/UEFI, aplikasi bawaan merek laptop, dus, nota, atau invoice pembelian. Cara paling cepat di Windows adalah memakai perintah wmic bios get serialnumber di Command Prompt atau perintah PowerShell untuk membaca data BIOS.

Jika serial number tidak muncul, cek dari stiker, BIOS, aplikasi brand, atau dokumen pembelian. Pastikan tidak tertukar dengan model number atau product number, terutama saat cek garansi, klaim servis, atau membeli laptop bekas.

Daftar Isi