12 Cara Mengatasi Layar Laptop Bergaris dan Bergetar

Ringkasan Cepat:

  • Layar laptop bergaris dan bergetar bisa disebabkan refresh rate, resolusi, driver VGA, Windows error, fleksibel, LCD, charger, RAM, GPU, atau motherboard.
  • Cek apakah garis dan getaran muncul sejak logo awal atau BIOS untuk membedakan masalah software dan hardware.
  • Gunakan monitor eksternal untuk mengetahui apakah masalah berasal dari layar internal, fleksibel, GPU, RAM, atau motherboard.
  • Jika layar bergetar saat charger dipasang, cek adaptor, kabel charger, stopkontak, grounding, dan kesesuaian spesifikasi charger.
  • Jika gejala berubah saat layar digerakkan, fleksibel layar, konektor, atau engsel laptop perlu dicurigai.

Views: 99

Layar laptop bergaris dan bergetar biasanya muncul dalam bentuk tampilan goyang, flicker, garis horizontal, garis vertikal, gambar naik-turun, layar seperti berbayang, atau garis yang makin parah saat laptop panas maupun saat engsel digerakkan. Masalah ini bisa berasal dari refresh rate, resolusi, driver VGA, Windows error, kabel fleksibel layar, panel LCD, adaptor charger, overheat, RAM, GPU, atau motherboard.

Karena penyebabnya bisa software maupun hardware, cara mengatasinya harus dilakukan bertahap. Jika layar hanya bergaris dan bergetar setelah masuk Windows, kemungkinan penyebabnya masih berkaitan dengan driver, refresh rate, resolusi, atau sistem. Namun, jika gejala muncul sejak logo awal, BIOS, atau berubah saat layar digerakkan, kemungkinan lebih kuat mengarah ke fleksibel, LCD, engsel, GPU, RAM, atau motherboard. Berikut 12 cara mengatasi layar laptop bergaris dan bergetar dari langkah paling aman.

1. Restart Laptop dan Amati Kapan Layar Mulai Bergaris dan Bergetar

Cara pertama adalah restart laptop dan amati kapan gejala mulai muncul. Langkah ini sederhana, tetapi penting untuk membedakan apakah masalah berasal dari Windows atau hardware layar. Kadang layar bergaris dan bergetar hanya disebabkan glitch sementara pada driver display atau aplikasi yang sedang berjalan.

Langkahnya:

  1. Simpan pekerjaan yang masih terbuka.
  2. Klik Start.
  3. Pilih Power.
  4. Klik Restart.
  5. Amati layar sejak laptop mulai menyala.
  6. Perhatikan apakah garis dan getaran muncul sejak logo merek laptop atau baru muncul setelah masuk Windows.
Kapan Layar Bergaris dan Bergetar? Kemungkinan Penyebab Arah Solusi
Baru muncul setelah masuk Windows Driver VGA, refresh rate, resolusi, Windows error Cek pengaturan display dan driver
Muncul sejak logo awal LCD, fleksibel, GPU, RAM, motherboard Cek BIOS dan monitor eksternal
Berubah saat layar digerakkan Fleksibel, konektor layar, engsel Cek kabel layar dan engsel
Muncul saat laptop panas Overheat, GPU, motherboard Cek suhu dan pendinginan
Muncul saat charger dipasang Adaptor, grounding, daya tidak stabil Cek charger dan stopkontak

Jika gejala hilang setelah restart, kemungkinan hanya error sementara. Jika sering kambuh atau langsung muncul lagi, lanjutkan ke cara berikutnya.

2. Cek Apakah Layar Bergetar dan Bergaris di BIOS

BIOS berjalan sebelum Windows. Jadi, mengecek tampilan di BIOS sangat membantu untuk mengetahui apakah masalah berasal dari software atau hardware. Jika layar normal di BIOS tetapi bergaris dan bergetar setelah masuk Windows, penyebabnya lebih mungkin driver, refresh rate, resolusi, atau file sistem. Jika BIOS juga bergaris dan bergetar, kemungkinan lebih kuat mengarah ke hardware.

Cara umum masuk BIOS:

  1. Matikan laptop.
  2. Nyalakan kembali laptop.
  3. Segera tekan tombol BIOS berulang kali.
  4. Tombol yang umum digunakan adalah F2, F10, F12, Esc, atau Del, tergantung merek laptop.
  5. Jika BIOS terbuka, amati apakah layar tetap bergaris dan bergetar.
  6. Jangan mengubah pengaturan BIOS sembarangan.

Hasil pengecekan:

  • Jika BIOS normal, fokuskan pengecekan ke Windows, driver VGA, refresh rate, resolusi, dan aplikasi.
  • Jika BIOS ikut bergaris dan bergetar, fokuskan pengecekan ke LCD, fleksibel, konektor layar, GPU, RAM, atau motherboard.
  • Jika BIOS tidak tampil jelas, coba monitor eksternal untuk pembanding.

Langkah ini penting agar anda tidak langsung mengganti LCD padahal masalahnya hanya pengaturan layar atau driver VGA.

3. Sambungkan Laptop ke Monitor Eksternal atau TV

Monitor eksternal adalah cara paling efektif untuk membedakan apakah masalah berasal dari layar internal laptop atau dari sistem grafis. Jika layar laptop bergaris dan bergetar tetapi monitor eksternal normal, kemungkinan masalah ada pada LCD, kabel fleksibel, konektor layar, atau engsel. Jika monitor eksternal ikut bergaris dan bergetar, penyebabnya bisa driver VGA, RAM, GPU, atau motherboard.

Langkahnya:

  1. Matikan laptop terlebih dahulu.
  2. Sambungkan kabel HDMI ke monitor eksternal atau TV.
  3. Pilih input HDMI yang sesuai di monitor atau TV.
  4. Nyalakan laptop.
  5. Tekan Windows + P jika tampilan belum muncul.
  6. Pilih mode Duplicate atau Second screen only.
Hasil Monitor Eksternal Kemungkinan Penyebab Langkah Lanjut
Monitor eksternal normal LCD, fleksibel, konektor layar, atau engsel Cek layar internal
Monitor eksternal ikut bergaris dan bergetar Driver VGA, GPU, RAM, motherboard Cek driver, suhu, RAM, dan grafis
Monitor eksternal normal, gejala berubah saat layar digerakkan Fleksibel atau engsel Cek kabel fleksibel layar
Monitor eksternal juga blank GPU, driver, motherboard, atau gagal output Cek BIOS dan hardware

Jika monitor eksternal normal, jangan langsung menyimpulkan laptop rusak total. Masalah kemungkinan besar berada pada layar internal atau jalur display menuju panel laptop.

4. Ubah Refresh Rate ke Pengaturan yang Lebih Stabil

Refresh rate yang tidak stabil bisa membuat layar laptop bergaris dan bergetar. Ini sering terjadi pada laptop gaming, layar 120 Hz/144 Hz, laptop yang baru tersambung ke monitor eksternal, atau setelah driver VGA diperbarui. Tampilan bisa terlihat goyang, flicker, atau muncul garis halus.

Cara mengatur refresh rate di Windows 11:

  1. Klik kanan area kosong desktop.
  2. Pilih Display settings.
  3. Masuk ke Advanced display.
  4. Cari bagian Choose a refresh rate.
  5. Coba pilih refresh rate yang lebih stabil, misalnya 60 Hz.
  6. Amati apakah getaran dan garis berkurang.

Cara mengatur refresh rate di Windows 10:

  1. Klik kanan desktop.
  2. Pilih Display settings.
  3. Pilih Advanced display settings.
  4. Klik Display adapter properties.
  5. Buka tab Monitor.
  6. Pilih refresh rate yang stabil.
  7. Klik Apply.

Jika layar menjadi stabil setelah refresh rate diturunkan, penyebabnya bisa pengaturan display, driver, panel layar yang mulai lemah, atau fleksibel layar yang tidak stabil.

5. Kembalikan Resolusi dan Scaling ke Rekomendasi Windows

Resolusi dan scaling yang tidak sesuai bisa membuat tampilan terlihat bergaris, goyang, blur, pecah, atau tidak proporsional. Ini sering terjadi setelah laptop disambungkan ke monitor eksternal, proyektor, TV, atau setelah pengguna mengubah display scaling terlalu besar maupun terlalu kecil.

Cara mengatur resolusi:

  1. Klik kanan area kosong di desktop.
  2. Pilih Display settings.
  3. Cari bagian Display resolution.
  4. Pilih resolusi yang bertanda Recommended.
  5. Cek juga bagian Scale.
  6. Gunakan rekomendasi Windows jika tersedia.
  7. Simpan perubahan jika tampilan membaik.

Jika garis dan getaran hilang setelah resolusi atau scaling dikembalikan, kemungkinan layar tidak rusak. Namun, jika gejala tetap muncul di pengaturan bawaan, lanjutkan ke pengecekan driver dan hardware.

6. Update, Rollback, atau Reinstall Driver VGA

Driver VGA bermasalah adalah penyebab umum layar laptop bergaris dan bergetar. Driver yang corrupt, terlalu lama, tidak cocok, atau bentrok setelah Windows Update dapat membuat tampilan flicker, garis muncul, warna berubah, atau layar terasa tidak stabil.

Langkah update driver VGA:

  1. Klik kanan tombol Start.
  2. Pilih Device Manager.
  3. Buka Display adapters.
  4. Klik kanan driver grafis, seperti Intel, AMD, NVIDIA, atau Microsoft Basic Display Adapter.
  5. Pilih Update driver.
  6. Pilih Search automatically for drivers.
  7. Restart laptop setelah proses selesai.

Jika masalah muncul setelah update driver, coba rollback:

  1. Buka Device Manager.
  2. Klik kanan driver grafis.
  3. Pilih Properties.
  4. Buka tab Driver.
  5. Klik Roll Back Driver jika tombolnya aktif.
  6. Restart laptop.

Jika driver terasa kacau, anda bisa memilih Uninstall device, lalu restart laptop agar Windows memasang ulang driver dasar. Untuk hasil lebih aman, gunakan driver resmi dari website merek laptop sesuai tipe perangkat.

7. Masuk Safe Mode untuk Mengecek Driver, Update, dan Aplikasi Konflik

Safe Mode menjalankan Windows dengan driver dan layanan minimal. Jika layar laptop bergaris dan bergetar di mode normal tetapi stabil di Safe Mode, penyebabnya bisa driver VGA, update Windows, aplikasi startup, utility grafis, aplikasi overlay, screen recorder, atau software yang mengubah tampilan.

Cara masuk Safe Mode di Windows 11:

  1. Buka Settings.
  2. Pilih System.
  3. Masuk ke Recovery.
  4. Pada Advanced startup, klik Restart now.
  5. Pilih Troubleshoot.
  6. Pilih Advanced options.
  7. Pilih Startup Settings.
  8. Klik Restart.
  9. Tekan 4 untuk Safe Mode.

Jika layar normal di Safe Mode, coba lakukan langkah berikut:

  • Rollback driver VGA.
  • Uninstall aplikasi yang baru dipasang.
  • Matikan aplikasi overlay atau screen recorder.
  • Uninstall update Windows terakhir jika masalah muncul setelah update.
  • Restart laptop ke mode normal.

Jika layar tetap bergaris dan bergetar di Safe Mode, kemungkinan masalah lebih kuat mengarah ke hardware, terutama jika BIOS dan monitor eksternal juga menunjukkan gejala yang sama.

8. Cek Charger dan Sumber Listrik

Pada beberapa kasus, layar laptop bergaris dan bergetar bisa dipengaruhi adaptor charger atau sumber listrik yang tidak stabil. Gejala ini biasanya terasa saat charger dipasang, lalu berkurang saat laptop memakai baterai. Penyebabnya bisa adaptor mulai lemah, grounding buruk, charger tidak original, kabel charger bermasalah, atau stopkontak tidak stabil.

Tanda charger atau daya perlu dicurigai:

  • Layar bergetar saat charger dipasang.
  • Layar lebih stabil saat charger dilepas.
  • Adaptor terasa sangat panas.
  • Laptop memakai charger universal atau tidak sesuai spesifikasi.
  • Garis muncul saat kabel charger digerakkan.
  • Touchpad ikut terasa tidak stabil saat dicas.

Solusi awal:

  1. Coba lepas charger dan gunakan baterai beberapa menit.
  2. Coba stopkontak lain.
  3. Gunakan charger original atau charger yang spesifikasinya sesuai.
  4. Periksa apakah kabel charger longgar, terkelupas, atau tertekuk.
  5. Jangan memakai charger universal sembarangan.
  6. Jika tersedia, tes dengan charger lain yang kompatibel.

Jika layar menjadi normal saat memakai charger lain, kemungkinan adaptor lama atau jalur dayanya bermasalah. Namun, jika gejala tetap muncul tanpa charger, lanjutkan ke pengecekan layar, fleksibel, suhu, RAM, dan GPU.

9. Gerakkan Layar Perlahan untuk Mengecek Fleksibel dan Engsel

Kabel fleksibel layar yang longgar, aus, terjepit, atau rusak bisa menyebabkan layar laptop bergaris dan bergetar. Gejala bisa muncul, hilang, berubah warna, atau bertambah saat posisi layar digerakkan. Ini sering terjadi pada laptop yang engselnya keras, sering dibuka-tutup, pernah jatuh, atau pernah dibongkar.

Cara cek aman:

  1. Nyalakan laptop.
  2. Buka halaman dengan latar terang agar garis terlihat jelas.
  3. Gerakkan layar sangat pelan ke depan dan belakang.
  4. Amati apakah garis dan getaran berubah, hilang, atau bertambah.
  5. Jangan memaksa jika engsel terasa keras, berbunyi, atau macet.

Tanda fleksibel atau engsel perlu dicurigai:

  • Garis berubah saat layar digerakkan.
  • Layar bergetar saat engsel bergerak.
  • Layar kadang normal di sudut tertentu.
  • Bezel layar terlihat renggang.
  • Engsel terasa keras, miring, atau longgar.
  • Masalah muncul setelah laptop sering dibuka-tutup.

Jika gejala ini muncul, solusinya biasanya perlu pengecekan kabel fleksibel, konektor layar, dan engsel. Jangan membuka bezel layar sembarangan karena pengait bezel mudah patah dan kabel layar cukup sensitif.

10. Cek Suhu Laptop dan Kurangi Overheat

Overheat bisa membuat layar laptop bergaris dan bergetar, terutama saat laptop dipakai untuk game, editing video, rendering, desain, atau membuka banyak aplikasi berat. Saat suhu terlalu tinggi, GPU, RAM, chipset, dan jalur display bisa bekerja tidak stabil.

Tanda overheat menjadi penyebab:

  • Layar normal saat baru dinyalakan, lalu bergaris dan bergetar setelah beberapa menit.
  • Gejala muncul saat bermain game atau aplikasi grafis.
  • Kipas berputar kencang.
  • Bagian bawah laptop sangat panas.
  • Laptop sering freeze atau mati sendiri.
  • Performa turun bersamaan dengan tampilan bermasalah.

Solusi awal:

  1. Matikan laptop dan diamkan sampai suhu turun.
  2. Gunakan laptop di permukaan datar dan keras.
  3. Jangan memakai laptop di kasur, bantal, atau permukaan yang menutup ventilasi.
  4. Tutup aplikasi berat sementara.
  5. Bersihkan debu pada ventilasi luar.
  6. Gunakan mode performa seimbang.
  7. Jika laptop sudah lama belum diservis, cek kipas dan thermal paste.

Jika garis dan getaran hanya muncul saat laptop panas, jangan terus memaksa laptop bekerja berat. Overheat yang dibiarkan dapat memperparah GPU dan motherboard.

11. Cek RAM Jika Gejala Disertai Freeze atau Blue Screen

RAM yang tidak stabil bisa menyebabkan tampilan bergaris, bergetar, freeze, blue screen, restart sendiri, atau aplikasi grafis crash. Pada laptop dengan grafis terintegrasi, sebagian memori grafis menggunakan RAM, sehingga RAM yang bermasalah bisa memengaruhi tampilan layar.

Tanda RAM perlu dicurigai:

  • Layar bergaris dan bergetar disertai freeze.
  • Laptop sering blue screen.
  • Masalah muncul setelah upgrade RAM.
  • Laptop restart sendiri.
  • Tampilan kadang normal, kadang rusak.
  • Laptop gagal booting setelah dibongkar.

Solusi yang bisa dicoba:

  • Jika baru upgrade RAM, pastikan RAM kompatibel.
  • Jika ada dua keping RAM, tes satu per satu.
  • Jalankan Windows Memory Diagnostic jika laptop masih bisa digunakan.
  • Jika laptop pernah dibongkar, cek apakah RAM terpasang rapat.
  • Jika memakai RAM onboard, lakukan pengecekan teknis lebih lanjut.

Jika layar bermasalah setelah upgrade RAM, jangan langsung mengganti LCD. Coba pastikan RAM terlebih dahulu karena masalah tampilan bisa berasal dari memori yang tidak stabil.

12. Cek LCD, Fleksibel, GPU, dan Motherboard Jika Semua Cara Gagal

Jika semua cara software sudah dicoba tetapi layar laptop bergaris dan bergetar tetap muncul, kemungkinan penyebabnya ada pada hardware. Bagian yang perlu dicek adalah panel LCD, kabel fleksibel, konektor layar, engsel, RAM, GPU, jalur display, atau motherboard.

Tanda panel LCD atau fleksibel lebih kuat dicurigai:

  • Monitor eksternal normal, tetapi layar laptop bergaris dan bergetar.
  • Garis selalu berada di posisi yang sama.
  • Garis muncul sejak logo awal atau BIOS.
  • Garis dan getaran berubah saat layar digerakkan.
  • Ada bercak, noda, dead pixel, atau bekas tekanan.
  • Laptop pernah jatuh atau layar pernah tertekan.
  • Engsel terasa bermasalah.

Tanda GPU atau motherboard lebih kuat dicurigai:

  • Monitor eksternal ikut bergaris dan bergetar.
  • Garis muncul di BIOS dan Windows.
  • Laptop sering freeze, blue screen, atau mati sendiri.
  • Garis muncul saat laptop panas.
  • Sudah ganti LCD tetapi masalah tetap ada.
  • Laptop pernah terkena cairan atau short.

Pengecekan teknis biasanya meliputi:

  • Cek kondisi panel LCD.
  • Cek kabel fleksibel dan konektor layar.
  • Cek engsel yang mungkin menarik kabel layar.
  • Cek RAM dan slot RAM.
  • Cek suhu dan kondisi GPU.
  • Cek jalur display pada motherboard.
  • Cek bekas cairan, korosi, atau short.

Jika sudah masuk tahap hardware, sebaiknya jangan memaksa membongkar sendiri tanpa alat dan pengalaman. Salah membuka bezel, fleksibel, atau casing dapat membuat kerusakan bertambah.

Ringkasan 12 Cara Mengatasi Layar Laptop Bergaris dan Bergetar

No Cara Cocok Untuk Risiko
1 Restart dan amati kapan gejala muncul Membedakan Windows dan hardware Sangat rendah
2 Cek tampilan di BIOS Mengecek apakah masalah muncul sebelum Windows Rendah jika tidak mengubah setting
3 Sambungkan monitor eksternal Membedakan layar internal dan GPU Rendah
4 Ubah refresh rate Tampilan goyang, flicker, atau garis halus Rendah
5 Kembalikan resolusi dan scaling Tampilan kacau setelah setting display berubah Sangat rendah
6 Update, rollback, atau reinstall driver VGA Gejala muncul setelah update driver/Windows Rendah-sedang
7 Masuk Safe Mode Mendeteksi driver, update, atau aplikasi konflik Rendah
8 Cek charger dan sumber listrik Layar bergetar saat charger dipasang Rendah
9 Gerakkan layar perlahan Fleksibel, konektor, atau engsel bermasalah Rendah jika tidak dipaksa
10 Cek suhu laptop Gejala muncul saat panas atau beban berat Rendah
11 Cek RAM Gejala disertai freeze, blue screen, restart Sedang jika bongkar sendiri
12 Cek LCD, fleksibel, GPU, motherboard Semua cara gagal atau indikasi hardware kuat Tinggi jika tanpa alat

Cara Membedakan Penyebab Layar Bergaris dan Bergetar

Gejala Kemungkinan Penyebab Langkah Awal
Gejala hanya muncul setelah masuk Windows Driver VGA, refresh rate, resolusi, Windows error Update/rollback driver dan cek display settings
BIOS ikut bergaris dan bergetar LCD, fleksibel, GPU, RAM, motherboard Cek monitor eksternal dan hardware
Monitor eksternal normal LCD, fleksibel, konektor layar, engsel Cek layar internal
Monitor eksternal ikut bergaris Driver VGA, GPU, RAM, motherboard Cek driver, suhu, RAM, dan grafis
Garis dan getaran berubah saat layar digerakkan Fleksibel, konektor layar, engsel Jangan paksa engsel, cek kabel layar
Layar bergetar saat charger dipasang Adaptor, grounding, daya tidak stabil Cek charger dan stopkontak
Gejala muncul saat laptop panas Overheat, GPU, motherboard Cek kipas, ventilasi, thermal paste, dan suhu

Kesalahan yang Harus Dihindari

Kesalahan pertama adalah langsung mengganti LCD tanpa mencoba monitor eksternal. Jika monitor eksternal ikut bergaris dan bergetar, penyebabnya bisa driver VGA, GPU, RAM, atau motherboard. Dalam kondisi seperti ini, mengganti LCD belum tentu menyelesaikan masalah.

Kesalahan kedua adalah menekan-nekan layar yang bergaris. Panel LCD sangat sensitif terhadap tekanan. Menekan layar bisa membuat garis bertambah, muncul bercak, atau panel makin rusak.

Kesalahan ketiga adalah membuka-tutup layar berulang ketika garis berubah mengikuti gerakan engsel. Jika fleksibel tertarik atau engsel bermasalah, gerakan berulang bisa membuat kabel layar makin rusak.

Kesalahan keempat adalah mengabaikan charger yang tidak stabil. Jika layar bergetar saat dicas, jangan terus memakai charger universal atau charger yang tidak sesuai spesifikasi.

Kesalahan kelima adalah mengabaikan overheat. Jika layar bergaris dan bergetar saat laptop panas, lanjut memakai laptop untuk game, rendering, atau aplikasi berat bisa memperparah GPU dan motherboard.

Kapan Layar Laptop Perlu Dicek Teknisi?

Layar laptop perlu dicek teknisi jika garis dan getaran muncul sejak BIOS, garis selalu berada di posisi yang sama, tampilan berubah saat layar digerakkan, monitor eksternal normal tetapi layar internal tetap bermasalah, laptop pernah jatuh, layar pernah tertekan, engsel terasa bermasalah, atau gejala muncul setelah terkena cairan.

Pemeriksaan juga perlu dilakukan jika monitor eksternal ikut bergaris dan bergetar, laptop sering freeze, blue screen, mati mendadak, layar bermasalah saat laptop panas, atau layar bergetar saat charger dipasang walaupun sudah mencoba stopkontak lain. Pada kondisi seperti ini, pengecekan tidak cukup hanya pada LCD. Komponen seperti fleksibel, konektor, charger, RAM, GPU, jalur display, dan motherboard juga perlu dipastikan.

Konsultasikan Jika Layar Laptop Tetap Bergaris dan Bergetar

Jika layar laptop bergaris dan bergetar tetap muncul setelah anda mencoba restart, cek BIOS, monitor eksternal, ubah refresh rate, kembalikan resolusi, update atau rollback driver VGA, Safe Mode, cek charger, cek suhu, RAM, dan fleksibel, kemungkinan perlu pemeriksaan lebih lanjut. Masalah bisa berasal dari LCD, fleksibel, engsel, konektor layar, charger, RAM, GPU, Windows, driver, atau motherboard.

Anda bisa berkonsultasi dengan admin EngineerTech melalui tombol WhatsApp di kanan bawah website untuk mendapatkan bantuan awal, estimasi jarak cabang, estimasi budget, dan konsultasi 24 jam. Jika diperlukan pengecekan lebih lanjut, anda juga bisa datang ke cabang terdekat EngineerTech agar kondisi layar, fleksibel, engsel, charger, driver, GPU, RAM, dan motherboard laptop bisa diperiksa dengan aman.

Kesimpulan

Layar laptop bergaris dan bergetar bisa disebabkan refresh rate tidak stabil, resolusi tidak sesuai, driver VGA bermasalah, Windows error, kabel fleksibel longgar, panel LCD rusak, charger tidak stabil, engsel bermasalah, overheat, RAM tidak stabil, GPU bermasalah, atau motherboard. Cara membedakannya adalah dengan mengecek apakah gejala muncul di BIOS, monitor eksternal, Safe Mode, saat charger dipasang, atau hanya setelah masuk Windows.

Mulailah dari cara aman seperti restart, cek BIOS, coba monitor eksternal, ubah refresh rate, kembalikan resolusi, update atau rollback driver VGA, dan masuk Safe Mode. Jika gejala berubah saat layar digerakkan, kemungkinan fleksibel atau engsel perlu dicurigai. Jika monitor eksternal ikut bergaris dan bergetar, cek driver, RAM, suhu, GPU, dan motherboard sebelum mengganti LCD.

Daftar Isi