Layar laptop bergaris putih bisa muncul dalam bentuk garis putih horizontal, vertikal, tipis, tebal, putus-putus, garis menyala terang, atau garis yang tetap berada di posisi tertentu. Masalah ini bisa berasal dari driver VGA, resolusi, refresh rate, Windows error, kabel fleksibel layar, konektor LCD, panel LCD, tekanan pada layar, RAM, GPU, overheat, atau motherboard.
Garis putih pada layar laptop tidak selalu berarti panel LCD harus langsung diganti. Jika garis hanya muncul setelah masuk Windows, kemungkinan penyebabnya masih berkaitan dengan driver atau pengaturan display. Namun, jika garis putih muncul sejak logo awal, BIOS, atau tetap di posisi yang sama, kemungkinan lebih kuat mengarah ke hardware seperti LCD, fleksibel, konektor layar, GPU, RAM, atau motherboard. Berikut 14 cara mengatasi layar laptop bergaris putih yang bisa anda coba dari langkah paling aman.
1. Restart Laptop dan Amati Kapan Garis Putih Muncul
Cara pertama adalah restart laptop. Kadang layar laptop bergaris putih hanya terjadi karena glitch sementara pada driver display, Windows, atau aplikasi grafis yang sedang berjalan. Restart akan memuat ulang sistem dan bisa menghilangkan error ringan pada tampilan.
Langkahnya:
- Simpan pekerjaan yang masih terbuka.
- Klik Start.
- Pilih Power.
- Klik Restart.
- Amati layar sejak laptop mulai menyala.
- Perhatikan apakah garis putih muncul sejak logo awal atau baru setelah masuk Windows.
| Kapan Garis Putih Muncul? | Kemungkinan Penyebab | Arah Pengecekan |
|---|---|---|
| Baru muncul setelah masuk Windows | Driver VGA, resolusi, refresh rate, Windows error | Cek display settings dan driver |
| Muncul sejak logo awal | LCD, fleksibel, RAM, GPU, motherboard | Cek BIOS dan monitor eksternal |
| Garis tetap di posisi yang sama | Panel LCD atau jalur pixel bermasalah | Cek LCD dan fleksibel |
| Garis berubah saat layar digerakkan | Fleksibel, konektor layar, engsel | Cek kabel layar dan engsel |
| Garis muncul saat laptop panas | Overheat, GPU, motherboard | Cek suhu dan pendinginan |
Jika garis putih hilang setelah restart, kemungkinan hanya error sementara. Namun, jika garis tetap muncul atau sering kambuh, lanjutkan ke cara berikutnya.
2. Cek Apakah Garis Putih Muncul di BIOS
BIOS berjalan sebelum Windows. Karena itu, mengecek tampilan di BIOS sangat membantu untuk membedakan masalah software dan hardware. Jika layar normal di BIOS tetapi bergaris putih setelah masuk Windows, penyebabnya lebih mungkin driver, resolusi, refresh rate, atau Windows. Jika BIOS juga bergaris putih, kemungkinan lebih kuat mengarah ke hardware.
Cara umum masuk BIOS:
- Matikan laptop.
- Nyalakan kembali laptop.
- Segera tekan tombol BIOS berulang kali.
- Tombol yang umum digunakan adalah F2, F10, F12, Esc, atau Del, tergantung merek laptop.
- Jika BIOS terbuka, amati apakah garis putih tetap muncul.
- Jangan mengubah pengaturan BIOS sembarangan.
Hasil pengecekan:
- Jika BIOS normal, fokuskan pengecekan ke Windows, driver VGA, resolusi, refresh rate, dan aplikasi.
- Jika BIOS ikut bergaris putih, fokuskan pengecekan ke LCD, fleksibel, konektor layar, RAM, GPU, atau motherboard.
- Jika BIOS tidak tampil jelas, coba monitor eksternal sebagai pembanding.
Langkah ini penting agar anda tidak langsung mengganti LCD ketika masalah sebenarnya hanya berasal dari driver atau pengaturan tampilan.
3. Sambungkan Laptop ke Monitor Eksternal atau TV
Monitor eksternal adalah cara paling efektif untuk membedakan apakah masalah berasal dari layar internal laptop atau sistem grafis. Jika layar laptop bergaris putih tetapi monitor eksternal normal, kemungkinan masalah ada pada panel LCD, kabel fleksibel, konektor layar, atau engsel. Jika monitor eksternal ikut bergaris putih, penyebabnya bisa driver VGA, RAM, GPU, atau motherboard.
Langkahnya:
- Matikan laptop terlebih dahulu.
- Sambungkan kabel HDMI ke monitor eksternal atau TV.
- Pilih input HDMI yang sesuai di monitor atau TV.
- Nyalakan laptop.
- Tekan Windows + P jika tampilan belum muncul.
- Pilih mode Duplicate atau Second screen only.
| Hasil Monitor Eksternal | Kemungkinan Penyebab | Langkah Lanjut |
|---|---|---|
| Monitor eksternal normal | LCD, fleksibel, konektor layar, engsel | Cek layar internal |
| Monitor eksternal ikut bergaris putih | Driver VGA, GPU, RAM, motherboard | Cek driver, suhu, RAM, dan grafis |
| Monitor eksternal normal, garis berubah saat layar digerakkan | Fleksibel atau engsel | Cek kabel fleksibel layar |
| Monitor eksternal juga blank | GPU, driver, motherboard, atau gagal output | Cek BIOS dan hardware |
Jika monitor eksternal normal, jangan langsung menyimpulkan laptop rusak total. Masalah kemungkinan besar hanya berada pada layar internal atau jalur display menuju panel laptop.
4. Ubah Resolusi ke Pengaturan yang Direkomendasikan
Resolusi yang tidak sesuai bisa membuat tampilan terlihat bergaris, pecah, blur, melebar, atau tidak stabil. Ini sering terjadi setelah laptop disambungkan ke monitor eksternal, TV, proyektor, atau setelah pengaturan display berubah.
Cara mengubah resolusi di Windows 11:
- Klik kanan area kosong di desktop.
- Pilih Display settings.
- Cari bagian Display resolution.
- Pilih resolusi yang bertanda Recommended.
- Klik Keep changes jika tampilan membaik.
Cara mengubah resolusi di Windows 10 hampir sama:
- Klik kanan area kosong desktop.
- Pilih Display settings.
- Masuk ke bagian Display resolution.
- Pilih resolusi yang direkomendasikan.
- Simpan perubahan.
Jika garis putih hilang setelah resolusi dikembalikan ke rekomendasi, kemungkinan layar tidak rusak. Namun, jika garis tetap muncul di posisi yang sama, lanjutkan ke refresh rate, driver VGA, dan pengecekan hardware.
5. Sesuaikan Refresh Rate Layar
Refresh rate yang tidak stabil dapat menyebabkan layar bergaris, berkedip, flicker, atau muncul garis putih halus. Masalah ini cukup sering terjadi pada laptop gaming, layar 120 Hz/144 Hz, atau setelah laptop dihubungkan ke monitor eksternal.
Cara mengatur refresh rate di Windows 11:
- Klik kanan desktop.
- Pilih Display settings.
- Masuk ke Advanced display.
- Cari bagian Choose a refresh rate.
- Coba pilih refresh rate yang lebih stabil, misalnya 60 Hz.
- Amati apakah garis putih berkurang atau hilang.
Cara mengatur refresh rate di Windows 10:
- Buka Display settings.
- Pilih Advanced display settings.
- Klik Display adapter properties.
- Buka tab Monitor.
- Pilih refresh rate yang stabil.
- Klik Apply.
Jika garis putih hanya muncul pada refresh rate tertentu, penyebabnya bisa driver VGA, panel layar yang mulai lemah, kabel fleksibel, atau pengaturan display yang tidak stabil.
6. Update Driver VGA atau Display
Driver VGA atau display yang bermasalah bisa membuat layar laptop bergaris putih. Driver berfungsi menghubungkan Windows dengan chip grafis laptop. Jika driver terlalu lama, corrupt, atau tidak cocok, tampilan bisa bergaris, berkedip, berubah warna, atau resolusinya menjadi aneh.
Langkah update driver VGA:
- Klik kanan tombol Start.
- Pilih Device Manager.
- Buka bagian Display adapters.
- Klik kanan driver grafis, misalnya Intel, AMD, NVIDIA, atau Microsoft Basic Display Adapter.
- Pilih Update driver.
- Pilih Search automatically for drivers.
- Restart laptop setelah proses selesai.
Untuk hasil lebih aman, anda juga bisa mengunduh driver dari website resmi merek laptop sesuai tipe perangkat. Hindari aplikasi driver updater sembarangan karena bisa memasang driver yang tidak cocok dan membuat tampilan makin bermasalah.
7. Rollback Driver Jika Garis Putih Muncul Setelah Update
Jika layar laptop bergaris putih setelah update Windows atau update driver VGA, kemungkinan driver baru tidak cocok. Dalam kondisi seperti ini, rollback driver bisa membantu mengembalikan driver ke versi sebelumnya.
Langkah rollback driver:
- Klik kanan tombol Start.
- Pilih Device Manager.
- Buka Display adapters.
- Klik kanan driver grafis.
- Pilih Properties.
- Buka tab Driver.
- Klik Roll Back Driver jika tombolnya aktif.
- Ikuti instruksi dan restart laptop.
Jika tombol Roll Back Driver tidak aktif, anda bisa uninstall driver lalu restart laptop agar Windows memasang ulang driver dasar. Namun, jika laptop memakai GPU khusus seperti NVIDIA atau AMD, sebaiknya pasang kembali driver resmi sesuai tipe laptop.
8. Masuk Safe Mode untuk Mengecek Driver dan Aplikasi Konflik
Safe Mode menjalankan Windows dengan driver dan layanan minimal. Jika layar laptop bergaris putih di mode normal tetapi normal di Safe Mode, penyebabnya kemungkinan driver VGA, update Windows, aplikasi startup, utility grafis, screen recorder, aplikasi overlay, atau software yang mengubah tampilan.
Cara masuk Safe Mode di Windows 11:
- Buka Settings.
- Pilih System.
- Masuk ke Recovery.
- Pada Advanced startup, klik Restart now.
- Pilih Troubleshoot.
- Pilih Advanced options.
- Pilih Startup Settings.
- Klik Restart.
- Tekan 4 untuk Safe Mode.
Jika layar normal di Safe Mode, coba lakukan hal berikut:
- Rollback driver VGA.
- Uninstall aplikasi yang baru dipasang.
- Matikan aplikasi overlay atau screen recorder.
- Uninstall update Windows terakhir jika masalah muncul setelah update.
- Restart laptop ke mode normal.
Jika garis tetap muncul di Safe Mode, kemungkinan masalah lebih kuat mengarah ke hardware, terutama jika BIOS juga bergaris.
9. Jalankan SFC dan DISM Jika Masalah Muncul Setelah Windows Error
Jika layar laptop bergaris putih muncul setelah Windows error, update gagal, laptop mati paksa, atau driver crash, file sistem Windows bisa ikut bermasalah. Pemeriksaan sistem dapat membantu memperbaiki komponen Windows yang rusak.
Langkah menjalankan SFC:
- Klik kanan tombol Start.
- Pilih Terminal (Admin), PowerShell (Admin), atau Command Prompt (Admin).
- Ketik perintah berikut:
sfc /scannow
Setelah selesai, lanjutkan dengan DISM:
DISM /Online /Cleanup-Image /RestoreHealth
Setelah proses selesai, restart laptop dan cek apakah garis putih masih muncul. Cara ini lebih cocok jika garis hanya muncul setelah masuk Windows. Jika garis muncul sejak BIOS, SFC dan DISM biasanya tidak menyelesaikan akar masalah karena kemungkinan ada masalah hardware.
10. Gerakkan Layar Perlahan untuk Mengecek Fleksibel dan Engsel
Kabel fleksibel layar yang longgar, aus, terjepit, atau rusak bisa menyebabkan layar laptop bergaris putih. Garis bisa muncul, hilang, berubah, bertambah, atau berkedip saat posisi layar digerakkan. Masalah ini sering terjadi pada laptop yang engselnya keras, sering dibuka-tutup, pernah jatuh, atau pernah dibongkar.
Cara cek aman:
- Nyalakan laptop.
- Buka halaman dengan latar gelap atau warna solid agar garis putih terlihat jelas.
- Gerakkan layar sangat pelan ke depan dan ke belakang.
- Amati apakah garis putih berubah, berkedip, hilang, atau bertambah.
- Jangan memaksa jika engsel terasa keras, berbunyi, atau macet.
Tanda fleksibel atau engsel perlu dicurigai:
- Garis putih berubah saat layar digerakkan.
- Layar kadang normal di sudut tertentu.
- Layar berkedip saat engsel bergerak.
- Bezel layar terlihat renggang.
- Engsel terasa keras, miring, atau longgar.
- Garis muncul setelah laptop sering dibuka-tutup.
Jika gejala ini muncul, solusinya biasanya perlu pengecekan kabel fleksibel, konektor layar, dan engsel. Jangan membuka bezel layar sembarangan karena pengait bezel mudah patah dan kabel layar cukup sensitif.
11. Cek Apakah Layar Pernah Tertekan, Jatuh, atau Terkena Benturan
Garis putih pada layar laptop sering muncul karena panel LCD mengalami tekanan atau benturan. Misalnya laptop pernah jatuh, layar tertindih barang, tas terlalu penuh, casing layar tertekan, atau engsel bermasalah sehingga tekanan merambat ke panel.
Tanda panel LCD terkena tekanan atau benturan:
- Garis putih selalu berada di posisi yang sama.
- Ada bercak putih, hitam, atau area terang tidak normal.
- Garis muncul setelah laptop terbentur atau jatuh.
- Garis makin banyak dari waktu ke waktu.
- Layar terlihat seperti retak halus dari dalam.
- Ada area warna tidak normal di sekitar garis.
Yang sebaiknya dilakukan:
- Jangan menekan layar untuk mencoba menghilangkan garis.
- Jangan memaksa membuka-tutup layar jika engsel terasa keras.
- Coba monitor eksternal untuk memastikan sistem grafis normal.
- Jika monitor eksternal normal, cek panel LCD dan fleksibel.
- Jika ada bercak atau retak internal, panel LCD kemungkinan perlu diganti.
Jika garis putih muncul akibat tekanan fisik pada panel, update driver biasanya tidak akan menyelesaikan masalah.
12. Cek Suhu Laptop Jika Garis Muncul Saat Panas
Overheat bisa membuat layar laptop bergaris putih, berkedip, freeze, atau blank. Saat suhu terlalu tinggi, GPU, RAM, chipset, atau jalur display bisa bekerja tidak stabil. Masalah ini sering muncul setelah laptop dipakai lama, bermain game, rendering, editing video, atau membuka aplikasi berat.
Tanda overheat menjadi penyebab:
- Garis putih muncul saat laptop mulai panas.
- Layar normal saat baru dinyalakan, lalu bergaris setelah beberapa menit.
- Kipas berputar kencang.
- Bagian bawah laptop sangat panas.
- Laptop sering freeze atau mati sendiri.
- Performa menurun bersamaan dengan layar bergaris.
Solusi awal:
- Matikan laptop dan diamkan sampai dingin.
- Gunakan laptop di meja datar, bukan kasur atau bantal.
- Pastikan ventilasi tidak tertutup.
- Tutup aplikasi berat sementara.
- Bersihkan debu pada ventilasi luar.
- Gunakan mode performa yang lebih seimbang.
- Jika laptop lama belum pernah dibersihkan, cek kipas dan thermal paste.
Jika garis hanya muncul saat laptop panas, jangan terus memaksa laptop bekerja berat. Overheat yang dibiarkan bisa memperparah GPU, motherboard, dan panel layar.
13. Cek RAM Jika Garis Disertai Freeze atau Blue Screen
RAM yang tidak stabil bisa memengaruhi tampilan, terutama pada laptop dengan grafis terintegrasi. Pada sistem seperti ini, sebagian memori grafis mengambil dari RAM. Jika RAM bermasalah, tampilan bisa bergaris, freeze, blue screen, restart sendiri, atau gagal booting.
Tanda RAM perlu dicurigai:
- Layar bergaris putih disertai freeze.
- Laptop sering blue screen.
- Garis muncul setelah upgrade RAM.
- Laptop restart sendiri.
- Tampilan kadang normal, kadang rusak.
- Laptop gagal booting setelah dibongkar.
Solusi yang bisa dicoba:
- Jika baru upgrade RAM, pastikan RAM kompatibel.
- Jika ada dua keping RAM, tes satu per satu.
- Jalankan Windows Memory Diagnostic jika laptop masih bisa digunakan.
- Jika laptop pernah dibongkar, cek apakah RAM terpasang rapat.
- Jika memakai RAM onboard, lakukan pengecekan teknis lebih lanjut.
Jika garis muncul setelah ganti RAM, jangan langsung menyalahkan layar. Coba kembalikan RAM lama atau tes RAM satu per satu terlebih dahulu.
14. Cek LCD, Fleksibel, GPU, dan Motherboard Jika Semua Cara Gagal
Jika semua cara software sudah dicoba tetapi layar laptop bergaris putih tetap muncul, kemungkinan penyebabnya ada pada hardware. Bagian yang perlu dicek adalah panel LCD, kabel fleksibel, konektor layar, engsel, RAM, GPU, jalur display, atau motherboard.
Tanda panel LCD atau fleksibel lebih kuat dicurigai:
- Monitor eksternal normal, tetapi layar laptop bergaris putih.
- Garis selalu berada di posisi yang sama.
- Garis muncul sejak logo awal atau BIOS.
- Garis berubah saat layar digerakkan.
- Ada bercak, noda, dead pixel, atau bekas tekanan.
- Laptop pernah jatuh atau layar pernah tertekan.
- Engsel terasa bermasalah.
Tanda GPU atau motherboard lebih kuat dicurigai:
- Monitor eksternal ikut bergaris putih.
- Garis muncul di BIOS dan Windows.
- Laptop sering freeze, blue screen, atau mati sendiri.
- Garis muncul saat laptop panas.
- Sudah ganti LCD tetapi masalah tetap ada.
- Laptop pernah terkena cairan atau short.
Pengecekan teknis biasanya meliputi:
- Cek kondisi panel LCD.
- Cek kabel fleksibel dan konektor layar.
- Cek engsel yang mungkin menarik kabel layar.
- Cek RAM dan slot RAM.
- Cek suhu dan kondisi GPU.
- Cek jalur display pada motherboard.
- Cek bekas cairan, korosi, atau short.
Jika sudah masuk tahap hardware, sebaiknya jangan memaksa membongkar sendiri tanpa alat dan pengalaman. Salah membuka bezel, fleksibel, atau casing dapat membuat kerusakan bertambah.
Ringkasan 14 Cara Mengatasi Layar Laptop Bergaris Putih
| No | Cara | Cocok Untuk | Risiko |
|---|---|---|---|
| 1 | Restart dan amati kapan garis muncul | Membedakan Windows dan hardware | Sangat rendah |
| 2 | Cek tampilan di BIOS | Mengetahui apakah masalah muncul sebelum Windows | Rendah jika tidak mengubah setting |
| 3 | Sambungkan monitor eksternal | Membedakan layar internal dan sistem grafis | Rendah |
| 4 | Ubah resolusi ke rekomendasi | Tampilan kacau setelah setting berubah | Sangat rendah |
| 5 | Sesuaikan refresh rate | Layar flicker atau bergaris halus | Rendah |
| 6 | Update driver VGA | Driver lama atau error | Rendah-sedang |
| 7 | Rollback driver VGA | Garis muncul setelah update | Rendah-sedang |
| 8 | Masuk Safe Mode | Mendeteksi driver atau aplikasi konflik | Rendah |
| 9 | Jalankan SFC dan DISM | Windows error atau update gagal | Rendah |
| 10 | Gerakkan layar perlahan | Fleksibel atau engsel bermasalah | Rendah jika tidak dipaksa |
| 11 | Cek riwayat tekanan atau benturan | Garis putih tetap di posisi yang sama | Rendah |
| 12 | Cek suhu laptop | Garis muncul saat panas | Rendah |
| 13 | Cek RAM | Garis disertai freeze atau blue screen | Sedang jika bongkar sendiri |
| 14 | Cek LCD, fleksibel, GPU, motherboard | Semua cara gagal atau indikasi hardware kuat | Tinggi jika tanpa alat |
Cara Membedakan Penyebab Layar Laptop Bergaris Putih
| Gejala | Kemungkinan Penyebab | Langkah Awal |
|---|---|---|
| Garis putih hanya muncul setelah masuk Windows | Driver VGA, resolusi, refresh rate, Windows error | Update/rollback driver dan cek display settings |
| Garis putih muncul sejak BIOS | LCD, fleksibel, GPU, RAM, motherboard | Cek monitor eksternal dan hardware |
| Monitor eksternal normal | LCD, fleksibel, konektor layar, engsel | Cek layar internal |
| Monitor eksternal ikut bergaris | Driver VGA, GPU, RAM, motherboard | Cek driver, RAM, suhu, GPU |
| Garis berubah saat layar digerakkan | Fleksibel, konektor layar, engsel | Jangan paksa engsel, cek kabel layar |
| Garis selalu berada di posisi yang sama | Panel LCD atau jalur pixel bermasalah | Cek LCD dan fleksibel |
| Garis muncul setelah layar tertekan | Panel LCD rusak atau lapisan internal bermasalah | Cek panel layar |
| Garis muncul saat laptop panas | Overheat, GPU, motherboard | Cek kipas, ventilasi, thermal paste |
Kesalahan yang Harus Dihindari
Kesalahan pertama adalah langsung mengganti LCD tanpa mencoba monitor eksternal. Jika monitor eksternal ikut bergaris putih, penyebabnya bisa driver VGA, GPU, RAM, atau motherboard. Dalam kondisi seperti ini, mengganti LCD belum tentu menyelesaikan masalah.
Kesalahan kedua adalah menekan-nekan layar yang bergaris putih. Panel LCD sangat sensitif terhadap tekanan. Menekan layar bisa membuat garis bertambah, muncul bercak, atau panel makin rusak.
Kesalahan ketiga adalah membuka-tutup layar berulang ketika garis berubah mengikuti gerakan engsel. Jika fleksibel tertarik atau engsel bermasalah, gerakan berulang bisa membuat kabel layar makin rusak.
Kesalahan keempat adalah mengabaikan overheat. Jika garis putih muncul saat laptop panas, lanjut memakai laptop untuk game, rendering, atau aplikasi berat bisa memperparah GPU dan motherboard.
Kesalahan kelima adalah membongkar bezel layar tanpa pengalaman. Bezel laptop modern mudah patah, dan kabel layar bisa rusak jika dilepas dengan cara yang salah.
Kapan Layar Laptop Perlu Dicek Teknisi?
Layar laptop perlu dicek teknisi jika garis putih muncul sejak logo awal atau BIOS, garis selalu berada di posisi yang sama, garis berubah saat layar digerakkan, monitor eksternal normal tetapi layar internal bergaris, laptop pernah jatuh, layar pernah tertekan, engsel terasa bermasalah, atau garis muncul setelah terkena cairan.
Pemeriksaan juga perlu dilakukan jika monitor eksternal ikut bergaris, laptop sering freeze, blue screen, mati mendadak, atau garis muncul saat laptop panas. Pada kondisi seperti ini, pengecekan tidak cukup hanya pada LCD. Komponen seperti fleksibel, konektor, RAM, GPU, jalur display, dan motherboard juga perlu dipastikan agar tidak salah mengganti komponen.
Konsultasikan Jika Layar Laptop Tetap Bergaris Putih
Jika layar laptop bergaris putih tetap muncul setelah anda mencoba restart, cek BIOS, monitor eksternal, ubah resolusi, sesuaikan refresh rate, update atau rollback driver VGA, Safe Mode, SFC/DISM, cek fleksibel, cek riwayat tekanan layar, cek suhu, RAM, dan GPU, kemungkinan perlu pemeriksaan lebih lanjut. Masalah bisa berasal dari driver, Windows, LCD, fleksibel, engsel, konektor layar, RAM, GPU, atau motherboard.
Anda bisa berkonsultasi dengan admin EngineerTech melalui tombol WhatsApp di kanan bawah website untuk mendapatkan bantuan awal, estimasi jarak cabang, estimasi budget, dan konsultasi 24 jam. Jika diperlukan pengecekan lebih lanjut, anda juga bisa datang ke cabang terdekat EngineerTech agar kondisi layar, fleksibel, engsel, driver, GPU, RAM, dan motherboard laptop bisa diperiksa dengan aman.
Kesimpulan
Layar laptop bergaris putih bisa disebabkan driver VGA bermasalah, resolusi tidak sesuai, refresh rate tidak stabil, Windows error, kabel fleksibel longgar, panel LCD rusak, layar pernah tertekan, engsel bermasalah, overheat, RAM tidak stabil, GPU bermasalah, jalur display, atau motherboard. Cara membedakannya adalah dengan mengecek apakah garis muncul di BIOS, monitor eksternal, Safe Mode, atau hanya setelah masuk Windows.
Mulailah dari cara aman seperti restart, cek BIOS, coba monitor eksternal, ubah resolusi, sesuaikan refresh rate, update atau rollback driver VGA, masuk Safe Mode, serta jalankan SFC dan DISM. Jika garis putih muncul sejak BIOS, tetap di posisi yang sama, berubah saat layar digerakkan, atau monitor eksternal normal sementara layar internal bergaris, kemungkinan penyebabnya ada pada LCD, fleksibel, konektor, atau engsel. Jika monitor eksternal ikut bergaris, cek driver, RAM, suhu, GPU, dan motherboard sebelum mengganti layar.





