Blue screen pada laptop HP adalah salah satu masalah yang paling membuat pengguna panik karena biasanya terjadi tiba-tiba, menampilkan layar biru dengan kode error tertentu, lalu laptop restart sendiri. Masalah ini dikenal sebagai Blue Screen of Death (BSOD). Penyebabnya beragam—mulai dari error driver, kerusakan sistem, RAM bermasalah, overheating, hingga kerusakan hardware yang lebih serius. Untuk membantu kamu mengatasinya secara bertahap dan aman, berikut panduan sangat lengkap berisi 10 cara mengatasi blue screen laptop HP.
1. Restart Laptop HP dan Catat Kode Error
Langkah pertama ketika laptop HP mengalami blue screen adalah mencatat kode error yang muncul. Setiap BSOD biasanya memunculkan pesan seperti “IRQL_NOT_LESS_OR_EQUAL”, “MEMORY_MANAGEMENT”, atau “CRITICAL_PROCESS_DIED”. Kode inilah yang menjadi petunjuk penyebab masalah. Setelah mencatatnya, lakukan restart laptop secara normal dan lihat apakah masalah kembali muncul.
Jika blue screen hanya terjadi sekali, kemungkinan besar hanya glitch sementara dari Windows. Namun jika terjadi berulang, kamu perlu melakukan langkah lanjutan di bawah ini.
2. Jalankan Troubleshooter Windows
Windows memiliki fitur bawaan untuk mendeteksi error pada sistem, driver, dan konfigurasi hardware. Masuk ke Settings → Update & Security → Troubleshoot → Additional Troubleshooters → Blue Screen.
Fitur ini akan memindai error yang mungkin menyebabkan BSOD dan memberikan saran perbaikan otomatis. Cara ini aman dilakukan dan tidak membutuhkan pengetahuan teknis.
3. Periksa dan Bersihkan RAM Laptop HP
RAM adalah salah satu komponen yang sangat sering menjadi penyebab blue screen, terutama jika error-nya berkaitan dengan memory seperti “MEMORY_MANAGEMENT” atau “KMODE_EXCEPTION_NOT_HANDLED”. RAM yang kotor, longgar, atau rusak bisa memicu BSOD berkali-kali.
Buka casing laptop HP dengan hati-hati, lalu lepas RAM. Bersihkan pin RAM menggunakan penghapus pensil atau kapas kering, lalu pasang kembali dengan posisi yang benar. Jika laptop memiliki dua modul RAM, coba nyalakan laptop dengan satu modul untuk mengidentifikasi apakah salah satu RAM rusak.
4. Scan Malware dan Virus yang Merusak Sistem
Malware tertentu dapat merusak file sistem atau memaksa laptop menjalankan proses berat sehingga memicu blue screen. Lakukan full scan menggunakan Windows Defender atau antivirus lain yang kamu miliki.
Pastikan melakukan full scan, bukan quick scan, agar seluruh file sistem diperiksa. Jika malware terdeteksi, hapus dan restart laptop untuk memastikan error tidak muncul lagi.
5. Update Driver dan Windows secara Menyeluruh
Driver yang rusak atau tidak kompatibel adalah penyebab BSOD paling umum pada laptop HP. Masalah ini sering memunculkan pesan seperti “DRIVER_IRQL_NOT_LESS_OR_EQUAL” atau “SYSTEM_SERVICE_EXCEPTION”.
Lakukan update driver melalui Device Manager atau aplikasi HP Support Assistant. Selain itu, pastikan Windows juga diperbarui karena update sering berisi perbaikan bug penting yang mencegah blue screen.
6. Periksa Hard Drive Menggunakan CHKDSK
Kerusakan pada hard drive, terutama bad sector, dapat menyebabkan Windows gagal membaca file sistem yang penting dan memunculkan blue screen. Untuk mengecek hard drive, buka Command Prompt sebagai administrator lalu ketik:
chkdsk /f /r
Setelah itu restart laptop dan biarkan proses perbaikan berjalan. Hard drive yang bermasalah akan diperbaiki secara otomatis, atau diberi tanda sebagai sektor rusak agar tidak digunakan lagi.
7. Gunakan System File Checker (SFC) dan DISM
File Windows yang rusak atau hilang dapat menyebabkan laptop HP crash dan blue screen. Untuk memperbaikinya, jalankan perintah berikut pada Command Prompt (Run as Administrator):
sfc /scannow
Jika SFC tidak dapat memperbaiki file, lanjutkan dengan perintah:
DISM /Online /Cleanup-Image /RestoreHealth
Perintah ini akan memperbaiki file sistem yang rusak menggunakan file resmi dari Windows Update.
8. Atasi Overheating pada Laptop HP
Laptop HP yang terlalu panas dapat memicu BSOD, terutama pada model yang sudah berumur. Overheating menyebabkan CPU, GPU, atau chipset gagal berfungsi dengan benar, sehingga Windows memunculkan blue screen untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.
Bersihkan ventilasi dan kipas laptop dari debu, ganti thermal paste jika sudah kering, serta gunakan cooling pad untuk menurunkan suhu. Jika laptop terasa panas berlebihan, hentikan penggunaan berat seperti gaming dan rendering.
9. Reset Windows Tanpa Menghapus Data
Jika blue screen terus berulang, padahal tidak ada kerusakan hardware, kemungkinan besar sistem Windows rusak cukup parah. Windows menyediakan fitur Reset This PC yang mengembalikan sistem ke kondisi awal tanpa menghapus file pribadi.
Cara ini sangat efektif untuk menghapus error yang berasal dari aplikasi, driver pihak ketiga, atau file sistem yang telah rusak parah.
10. Servis Slot RAM, Hard Drive, atau IC Jika Blue Screen Berulang
Jika semua cara sebelumnya gagal, kemungkinan besar masalah berasal dari hardware. Pada laptop HP, beberapa komponen yang sering menyebabkan blue screen adalah:
- RAM rusak atau tidak stabil
- Hard drive atau SSD bermasalah
- Slot RAM longgar
- Masalah motherboard, terutama IC power atau chipset
- Kerusakan pasca jatuh atau terkena air
Kerusakan jenis ini memerlukan pengecekan profesional agar tidak bertambah parah.
Hal Lainnya Tentang Blue Screen Laptop HP
Penyebab Blue Screen Laptop HP
- Driver tidak kompatibel atau rusak.
- RAM longgar atau rusak.
- Overheating parah.
- File sistem Windows corrupt.
- Hard drive memiliki bad sector.
- Kesalahan BIOS atau firmware.
- Malware yang merusak file sistem.
- Kerusakan hardware seperti IC atau motherboard.
Perkiraan Biaya dan Risiko Perbaiki Sendiri
Beberapa perbaikan bisa dilakukan sendiri, tetapi tetap ada risiko:
- Ganti pasta thermal: Rp20.000 – Rp50.000 (risiko salah bongkar laptop).
- Bersihkan RAM: biaya nol (risiko kaki RAM tergores).
- Install ulang Windows: Rp0 – Rp50.000 (risiko kehilangan data jika tidak hati-hati).
- Cek hard drive: gratis (risiko memperparah kerusakan jika HDD sudah lemah).
Perbaikan DIY disarankan hanya untuk pengguna yang sudah paham langkah-langkah teknis.
Perkiraan Biaya Servis di EngineerTech
Biaya servis bergantung pada tingkat kerusakan. EngineerTech selalu memberikan harga lebih rendah dari pasar dan ditentukan setelah pengecekan menyeluruh.
| Jenis Perbaikan | Harga Pasar | Harga EngineerTech |
|---|---|---|
| Cleaning + thermal paste | Rp120.000 – Rp200.000 | Rp80.000 – Rp150.000 |
| Perbaikan slot RAM | Rp150.000 – Rp350.000 | Rp120.000 – Rp250.000 |
| Install ulang Windows + driver lengkap | Rp150.000 – Rp300.000 | Rp100.000 – Rp200.000 |
| Perbaikan IC motherboard | Rp400.000 – Rp900.000 | Rp300.000 – Rp750.000 |
Disclaimer: Biaya dapat berubah tergantung kondisi perangkat, tetapi tim EngineerTech selalu memberikan estimasi harga sebelum pengerjaan dimulai untuk menghindari kesalahpahaman.
Tips Agar Blue Screen Tidak Terulang
- Jaga suhu laptop tetap dingin dengan rutin cleaning.
- Perbarui driver dan Windows secara rutin.
- Jangan meng-install aplikasi dari sumber tidak dikenal.
- Gunakan antivirus aktif untuk mencegah malware.
- Pastikan RAM dan hard drive dalam kondisi sehat.
- Backup data penting secara berkala.
Perbaikan Mudah di EngineerTech
Jika blue screen laptop HP terus berulang meskipun kamu sudah mencoba berbagai cara, saatnya minta bantuan profesional. Datanglah ke outlet EngineerTech terdekat—cek daftar cabang kami untuk melihat lokasi terdekat. Kamu juga bisa menggunakan layanan antar-jemput di beberapa cabang. Untuk estimasi biaya, klik tombol Estimasi Biaya di kanan atas, atau konsultasi langsung lewat tombol WhatsApp di kanan bawah.
Kesimpulan
Blue screen laptop HP dapat disebabkan oleh masalah sistem maupun kerusakan hardware. Dengan mengikuti 10 langkah mengatasi blue screen laptop HP di atas, kamu bisa menemukan penyebab sekaligus solusi yang tepat. Jika membutuhkan penanganan profesional, EngineerTech siap membantu dengan harga yang lebih terjangkau dari pasar.





