HP Vivo yang lemot bisa bikin kamu frustrasi, terutama saat digunakan untuk multitasking, main game, atau membuka kamera. Namun kabar baiknya, kamu tidak perlu langsung servis atau beli baru. Ada banyak cara mengatasi HP lemot Vivo agar performanya kembali cepat seperti saat pertama kali dibeli. Berikut pembahasan lengkapnya.
1. Hapus Aplikasi Tidak Diperlukan dan Batasi Aplikasi Latar Belakang
Vivo sering kali hadir dengan banyak aplikasi bawaan atau pre-installed apps, sebagian di antaranya jarang digunakan. Aplikasi-aplikasi ini tetap berjalan di latar belakang dan menguras RAM, membuat HP kamu terasa lambat. Untuk mengatasinya, buka Settings → Apps & Permissions → App Manager, lalu pilih aplikasi yang tidak diperlukan dan hapus atau nonaktifkan.
Selain itu, kamu bisa membatasi aplikasi agar tidak berjalan otomatis di latar belakang. Masuk ke iManager → App Management → Autostart Manager, lalu nonaktifkan aplikasi yang tidak perlu dijalankan otomatis. Dengan begitu, konsumsi RAM bisa ditekan dan sistem jadi lebih ringan.
2. Bersihkan Cache dan File Sampah Menggunakan iManager
HP Vivo sudah dibekali aplikasi pembersih bawaan bernama iManager. Aplikasi ini dapat membersihkan cache, file sampah, log sistem, dan file residu dari aplikasi yang sudah dihapus. Cache yang menumpuk bisa mencapai ratusan megabyte dan membuat HP lemot, terutama di model dengan penyimpanan 32 GB ke bawah.
Buka iManager → Space cleanup → Clean up untuk menghapus file sementara. Kamu juga bisa membersihkan aplikasi tertentu secara manual melalui Settings → Storage → App Data. Lakukan pembersihan ini secara berkala, minimal seminggu sekali, agar ruang penyimpanan tetap lega.
3. Gunakan Fitur RAM Expansion (Virtual RAM)
Beberapa model Vivo seperti Y33s, V23, dan Y21 sudah mendukung fitur RAM Expansion atau Extended RAM. Fitur ini memungkinkan sebagian ruang penyimpanan internal digunakan sebagai tambahan RAM virtual, misalnya dari 4 GB menjadi 6 GB. Cara mengaktifkannya: buka Settings → RAM & Storage space → RAM Expansion, lalu pilih ukuran tambahan sesuai kebutuhan.
Perlu diingat, semakin besar virtual RAM, semakin banyak ruang penyimpanan yang digunakan. Jadi pastikan masih ada ruang kosong minimal 20% agar sistem tidak melambat karena penyimpanan penuh.
4. Hindari Penyimpanan Penuh — Gunakan Cloud dan SD Card
Salah satu penyebab HP Vivo lemot adalah ruang penyimpanan hampir penuh. Sistem butuh ruang kosong untuk menyimpan file sementara dan cache aplikasi. Jika sisa memori kurang dari 10%, HP bisa terasa berat bahkan saat membuka galeri.
Pindahkan foto, video, dan dokumen besar ke Google Drive atau Vivo Cloud. Kamu juga bisa memindahkan file media ke kartu SD agar penyimpanan internal tetap longgar. Untuk foto dan video WhatsApp, buka aplikasi → Settings → Storage and Data → matikan auto-download agar tidak cepat menumpuk.
5. Nonaktifkan Efek Animasi dan Tema Berat
Vivo menggunakan sistem antarmuka Funtouch OS yang kaya efek animasi dan transisi. Namun jika perangkat sudah berumur, animasi ini justru membuat sistem terasa lambat. Kamu bisa menonaktifkannya melalui Developer Options.
Caranya: buka Settings → About Phone → ketuk “Build number” tujuh kali hingga muncul notifikasi You are now a developer. Kembali ke pengaturan utama, buka System → Developer Options, lalu ubah tiga pengaturan berikut:
- Window animation scale → 0.5x
- Transition animation scale → 0.5x
- Animator duration scale → 0.5x atau Off
Selain itu, gunakan tema bawaan Vivo yang ringan dan hindari wallpaper animasi. Tema pihak ketiga yang penuh efek visual sering menambah beban grafis dan memperlambat sistem.
6. Perbarui Sistem Funtouch OS dan Aplikasi
Pembaruan sistem tidak hanya membawa fitur baru, tapi juga memperbaiki bug dan meningkatkan stabilitas. Vivo rutin merilis update Funtouch OS untuk meningkatkan efisiensi daya dan performa. Buka Settings → System Update dan pastikan kamu menggunakan versi terbaru.
Selain sistem, aplikasi juga perlu diperbarui secara berkala. Versi lama sering kali tidak kompatibel dengan sistem baru dan menyebabkan crash. Buka Play Store → Profile Icon → Manage apps & device → pilih “Update all”. Lakukan ini minimal sebulan sekali untuk menjaga stabilitas.
7. Hindari Overheating dan Penggunaan Berat Terus-Menerus
Suhu panas berlebih (overheating) bisa membuat HP Vivo terasa lambat. Sistem secara otomatis menurunkan performa prosesor untuk mencegah kerusakan hardware. Biasanya ini terjadi karena bermain game terlalu lama, menonton video sambil charge, atau berada di ruangan panas.
Solusinya: gunakan HP di tempat sejuk dan jangan menutup ventilasi udara di sekitar body HP. Lepas casing saat pengisian daya jika casing tebal. Setelah bermain game berat seperti Mobile Legends atau PUBG, istirahatkan ponsel beberapa menit agar suhu turun ke normal.
8. Lakukan Reset atau Servis Jika Tetap Lemot
Jika semua langkah di atas sudah dilakukan namun HP Vivo tetap lemot, mungkin ada konflik sistem atau komponen penyimpanan yang mulai lemah. Kamu bisa mencoba reset pengaturan pabrik melalui Settings → System → Reset options → Erase all data. Pastikan semua data sudah dicadangkan ke cloud sebelum melanjutkan.
Apabila setelah reset masih sama, kemungkinan besar masalah ada pada hardware, misalnya eMMC yang sudah aus atau baterai menurun. Dalam kasus seperti ini, sebaiknya bawa ke teknisi profesional untuk pemeriksaan mendalam.
Hal Lainnya Tentang HP Vivo Lemot
Penyebab Umum HP Vivo Lemot
Selain penyimpanan penuh dan RAM kecil, faktor lain seperti banyak aplikasi aktif, virus, atau update gagal juga bisa menjadi penyebab. Di beberapa seri Vivo lama (misalnya Y12 dan Y91C), chipset Mediatek cenderung mengalami penurunan performa setelah penggunaan lama. Sedangkan di model baru, lemot biasanya disebabkan oleh cache sistem dan aplikasi latar belakang.
Perkiraan dan Risiko Perbaikan Mandiri
Jika kamu ingin memperbaiki sendiri, berikut perkiraan biaya dan risiko yang perlu diperhatikan:
| Tindakan | Kisaran Biaya (Rp) | Risiko |
|---|---|---|
| Factory Reset / Install Ulang | Gratis | Data hilang jika lupa backup |
| Ganti Baterai Vivo Original | 150.000 – 300.000 | Kesalahan pemasangan dapat merusak konektor fleksibel |
| Ganti eMMC / Storage Internal | 400.000 – 800.000 | Proses soldering berisiko tinggi jika tanpa alat profesional |
| Perbaikan Sistem Crash / Bootloop | 200.000 – 400.000 | Firmware salah bisa menyebabkan HP mati total |
Perkiraan Biaya Servis di EngineerTech
EngineerTech memberikan layanan servis profesional dengan biaya menyesuaikan kondisi HP. Tidak semua kasus berbayar; beberapa hanya perlu optimasi ringan tanpa pergantian komponen. Berikut perkiraan umum biayanya:
| Kasus | Harga Pasar (Rp) | Perkiraan EngineerTech (Rp) |
|---|---|---|
| Optimasi Software / Bersih Cache Sistem | 150.000 – 250.000 | 100.000 – 200.000 |
| Ganti Baterai Original Vivo | 250.000 – 400.000 | 200.000 – 350.000 |
| Upgrade eMMC / Penyimpanan Internal | 600.000 – 1.000.000 | 500.000 – 850.000 |
| Perbaikan Bootloop atau Sistem Crash | 300.000 – 600.000 | 250.000 – 500.000 |
Catatan: Harga dapat berubah tergantung kondisi perangkat dan harga sparepart. Tim EngineerTech selalu memberi tahu estimasi sebelum pengerjaan, sehingga kamu tahu persis biayanya tanpa kejutan tambahan.
Tips Agar HP Vivo Tidak Lemot Lagi
- Gunakan aplikasi seperlunya dan hindari membuka banyak aplikasi bersamaan.
- Jangan gunakan HP saat mengisi daya untuk mencegah panas berlebih.
- Bersihkan file sampah minimal seminggu sekali lewat iManager.
- Pastikan selalu update sistem dan aplikasi penting.
- Restart HP secara berkala agar sistem tetap segar dan responsif.
Butuh Bantuan Langsung?
Semua masalah perangkat bisa diatasi dengan datang langsung ke outlet EngineerTech terdekat di kota kamu. Klik di sini untuk melihat daftar cabang kami. Jika kamu sedang sibuk, layanan antar-jemput juga tersedia di beberapa cabang. Ingin tahu estimasi biaya lebih dulu? Klik tombol Estimasi Biaya di kanan atas artikel ini. Atau jika ingin berdiskusi langsung, klik tombol WhatsApp di kanan bawah untuk terhubung dengan teknisi kami.
Kesimpulan
HP Vivo yang lemot bisa diatasi dengan langkah-langkah sederhana seperti membersihkan cache, memperbarui sistem, hingga mengaktifkan fitur RAM Expansion. Dengan perawatan rutin dan manajemen aplikasi yang baik, performa HP bisa tetap cepat seperti baru. Jika tetap bermasalah, serahkan pada EngineerTech — kami siap memperbaiki dengan cepat, transparan, dan bergaransi.





