Service Laptop & HP Bergaransi

Di Ciputat Timur, Tangsel

7 Solusi Praktis Cara Mengatasi Laptop Lemot Windows 11

Ringkasan Cepat:

  • Nonaktifkan aplikasi startup dan hapus program tidak penting
  • Bersihkan file sampah dan aktifkan fitur Storage Sense bawaan
  • Matikan efek transparansi dan animasi untuk menghemat RAM
  • Gunakan mode daya High Performance agar CPU bekerja optimal
  • Perbarui Windows, BIOS, dan semua driver penting
  • Upgrade ke SSD atau tambah RAM untuk performa lebih cepat
  • Scan dan hapus malware serta adware dari sistem

Views: 14

Cara mengatasi laptop lemot Windows 11 menjadi topik penting bagi pengguna yang merasa performa perangkatnya menurun setelah pembaruan sistem operasi terbaru. Meski Windows 11 memiliki tampilan modern dan fitur canggih, banyak pengguna merasakan penurunan kecepatan dibandingkan Windows 10, terutama di laptop dengan spesifikasi menengah ke bawah. Dalam panduan ini, kami akan membahas tujuh solusi efektif untuk mempercepat laptop Windows 11 tanpa harus mengganti perangkat atau melakukan servis besar.

1. Nonaktifkan Aplikasi Startup dan Background Apps

Penyebab paling umum laptop lemot di Windows 11 adalah terlalu banyak aplikasi yang berjalan otomatis saat laptop dinyalakan. Aplikasi seperti Spotify, Microsoft Teams, dan OneDrive biasanya aktif di latar belakang dan menguras RAM serta CPU. Untuk mematikannya, buka Task Manager dengan menekan Ctrl + Shift + Esc, lalu pilih tab Startup apps. Nonaktifkan aplikasi yang tidak penting dengan klik kanan → Disable.

Selain itu, buka Settings → Apps → Installed apps dan periksa aplikasi yang jarang kamu gunakan. Uninstall aplikasi tidak perlu seperti launcher game, trial software, atau aplikasi vendor bawaan. Semakin sedikit aplikasi startup, semakin cepat proses booting dan semakin ringan sistem berjalan.

2. Bersihkan File Sampah dan Optimalkan Penyimpanan

File sementara, cache, dan data pembaruan bisa menumpuk di Windows 11 dan memperlambat sistem. Untuk membersihkannya, buka Settings → System → Storage dan aktifkan fitur Storage Sense. Fitur ini secara otomatis menghapus file sampah dan temporary files secara berkala. Kamu juga bisa menghapusnya secara manual dengan klik Temporary files dan pilih file yang ingin dihapus.

Pastikan drive sistem (biasanya C:) memiliki ruang kosong minimal 20–30%. Jika penuh, pindahkan dokumen besar, foto, dan video ke partisi lain, hard drive eksternal, atau cloud storage. Pada laptop dengan HDD, jalankan juga fitur Defragment and Optimize Drives seminggu sekali agar data lebih tertata dan proses baca-tulis menjadi lebih cepat.

3. Matikan Efek Visual dan Animasi Windows 11

Windows 11 dikenal dengan efek animasi dan transparansi yang membuat tampilannya elegan, namun efek tersebut membebani GPU dan RAM. Untuk mematikannya, buka Settings → Accessibility → Visual effects, lalu matikan opsi “Transparency effects” dan “Animation effects”.

Kamu juga bisa mengoptimalkan performa melalui pengaturan klasik: tekan Windows + R, ketik sysdm.cpl, buka tab Advanced → Performance Settings, lalu pilih Adjust for best performance. Ini akan mematikan semua animasi yang tidak diperlukan. Jika kamu ingin tampilan tetap nyaman dilihat, aktifkan “Smooth edges of screen fonts” agar teks tetap halus.

4. Gunakan Mode Daya High Performance

Secara default, Windows 11 mengatur mode daya ke “Balanced” untuk menghemat baterai. Namun, mode ini menurunkan performa CPU dan membuat laptop terasa lambat. Untuk meningkatkan kinerja, buka Control Panel → Hardware and Sound → Power Options, lalu pilih High Performance.

Jika tidak menemukan opsi tersebut, buka Settings → System → Power & battery → Power mode, dan ubah ke Best performance. Langkah ini akan memaksa CPU bekerja dengan kecepatan maksimal, cocok digunakan saat kamu bekerja dengan aplikasi berat seperti Adobe Photoshop atau software editing video.

5. Perbarui Windows, Driver, dan Firmware

Microsoft secara rutin merilis pembaruan untuk memperbaiki bug dan meningkatkan kestabilan sistem. Pastikan laptop kamu menggunakan versi Windows 11 terbaru. Buka Settings → Windows Update dan klik Check for updates. Instal semua pembaruan penting, termasuk patch keamanan.

Selain Windows, driver perangkat keras juga harus diperbarui. Buka Device Manager, klik kanan pada komponen seperti “Display adapters” atau “Disk drives”, lalu pilih Update driver. Kamu juga bisa menggunakan aplikasi resmi pabrikan laptop seperti MyASUS, Lenovo Vantage, atau Acer Care Center untuk memastikan semua firmware dan BIOS dalam versi terbaru. Driver yang usang sering menyebabkan performa menurun atau sistem hang.

6. Upgrade RAM dan Ganti HDD ke SSD

Windows 11 membutuhkan sumber daya lebih besar dibanding Windows 10. Minimal RAM yang direkomendasikan adalah 8 GB agar sistem berjalan lancar. Jika laptop kamu masih menggunakan 4 GB, pertimbangkan untuk menambah kapasitasnya. Pastikan membeli RAM dengan tipe dan kecepatan yang kompatibel dengan motherboard.

Selain itu, mengganti HDD ke SSD bisa menjadi langkah paling efektif untuk mempercepat laptop. SSD memiliki kecepatan baca dan tulis data hingga 6 kali lebih cepat dibanding HDD. Hasilnya, waktu booting berkurang drastis dan aplikasi terbuka seketika. SSD SATA 512 GB saat ini tersedia dengan harga sekitar Rp700.000 – Rp900.000, sedangkan SSD NVMe lebih cepat lagi dengan harga sedikit lebih tinggi.

7. Hapus Malware, Adware, dan File Tak Terpakai

Malware dan adware bisa memperlambat laptop secara drastis karena berjalan diam-diam di latar belakang. Gunakan Windows Security bawaan untuk melakukan pemindaian penuh. Buka Settings → Privacy & Security → Windows Security → Virus & threat protection, lalu klik Quick scan atau Full scan.

Jika kamu mencurigai malware canggih, gunakan mode Offline scan agar sistem bisa dibersihkan sebelum Windows aktif. Selain itu, hapus aplikasi yang tidak digunakan melalui Settings → Apps → Installed apps. Fokus pada aplikasi berat seperti game lama, trial software, atau tool yang tidak dibutuhkan. Setelah dibersihkan, restart laptop untuk melihat hasilnya.

Hal Lainnya tentang Laptop Lemot Windows 11

Penyebab Umum Laptop Lemot di Windows 11

Berikut beberapa penyebab umum yang sering membuat laptop menjadi lambat setelah update Windows 11:

  • Spesifikasi laptop di bawah standar minimal sistem
  • Driver dan BIOS belum diperbarui
  • Ruang penyimpanan penuh atau terfragmentasi
  • Terlalu banyak aplikasi startup berjalan bersamaan
  • Overheating akibat ventilasi tersumbat
  • Malware dan aplikasi tidak penting memenuhi sistem

Perkiraan Biaya dan Risiko Perbaikan Sendiri

Kamu bisa melakukan sebagian besar solusi di atas sendiri tanpa biaya, tetapi tetap ada risiko jika tidak hati-hati. Berikut perkiraannya:

  • Optimasi software & penghapusan cache: Rp0
  • Pembersihan kipas dan thermal paste: Rp50.000 – Rp150.000
  • Upgrade RAM 8 GB: Rp350.000 – Rp600.000
  • Ganti HDD ke SSD: Rp600.000 – Rp900.000
  • Reinstall Windows 11: Rp250.000 – Rp400.000

Risiko meliputi kehilangan data, kesalahan partisi, atau kerusakan slot RAM jika tidak hati-hati. Pastikan mencadangkan semua file penting sebelum melakukan perubahan besar pada sistem.

Perkiraan Biaya Servis di EngineerTech

EngineerTech menyediakan servis profesional untuk laptop dengan sistem operasi Windows 11. Semua layanan mencakup pengecekan awal gratis dan estimasi biaya transparan sebelum pengerjaan. Berikut perkiraan biayanya:

Jenis Servis Harga Pasar Harga EngineerTech
Optimasi software & cleaning sistem Rp250.000 – Rp350.000 Mulai Rp200.000
Upgrade RAM & SSD Rp600.000 – Rp900.000 Mulai Rp550.000
Ganti thermal paste & bersihkan kipas Rp300.000 – Rp450.000 Mulai Rp250.000
Install ulang Windows 11 + driver lengkap Rp350.000 – Rp500.000 Mulai Rp300.000

Catatan: harga dapat berubah tergantung kondisi laptop dan jenis komponen. EngineerTech akan selalu mengonfirmasi biaya sebelum pengerjaan dimulai.

Tips Agar Laptop Windows 11 Tetap Cepat

  • Selalu update Windows, driver, dan BIOS secara berkala
  • Gunakan antivirus ringan agar sistem tidak terbebani
  • Hindari multitasking berlebihan di laptop dengan RAM kecil
  • Gunakan SSD untuk drive sistem
  • Bersihkan file sementara minimal sebulan sekali
  • Matikan animasi dan efek transparansi

Perbaiki Laptop Lemot Windows 11 Bersama EngineerTech

Jika semua langkah di atas sudah dicoba tapi laptop kamu masih lambat, besar kemungkinan ada masalah hardware seperti RAM tidak terbaca sempurna atau SSD mulai lemah. Datang langsung ke EngineerTech terdekat di kotamu untuk pemeriksaan. Kami juga menyediakan layanan antar-jemput untuk kamu yang sibuk. Klik tombol Estimasi Biaya di kanan atas artikel ini atau hubungi teknisi lewat tombol WhatsApp di kanan bawah halaman.

Kesimpulan

Cara mengatasi laptop lemot Windows 11 bisa dilakukan dengan menonaktifkan startup apps, membersihkan file sampah, mematikan efek visual, memperbarui driver, hingga mengganti HDD ke SSD. Dengan perawatan rutin dan optimasi sederhana, laptop kamu bisa kembali cepat seperti baru. Ingat, performa yang melambat bukan akhir segalanya—yang penting adalah disiplin menjaga kebersihan sistem dan komponen.

Daftar Isi

Order Layanan / Konsultasi?

Isi data diatas dulu, lalu klik tombol KIRIM KE WHATSAPP > Aplikasi Whatsapp akan terbuka