Laptop MSI cepat panas adalah masalah umum, terutama pada seri gaming seperti MSI GF, GL, Bravo, Katana, bahkan seri high-end seperti GE dan Raider. Performa tinggi laptop MSI memang membuatnya ideal untuk game dan pekerjaan berat, tetapi suhu yang berlebihan bisa menyebabkan lag, throttling, fps drop, hingga mati mendadak. Dalam panduan ini, kami membahas 15 cara mengatasi laptop MSI cepat panas yang bisa kamu lakukan dari langkah paling ringan hingga tingkat lanjutan.
1. Bersihkan Debu pada Ventilasi dan Heatsink
Laptop MSI memiliki sistem pendingin Dual Fan atau Cooler Boost yang sangat efektif, tetapi debu tetap bisa menumpuk. Debu menghambat aliran udara dan membuat laptop cepat panas. Gunakan kuas halus atau blower untuk membersihkan ventilasi dari luar. Jika memungkinkan, buka bagian bawah laptop dan bersihkan langsung area kipas serta heatsink. Lakukan pembersihan setiap 3–6 bulan untuk menjaga suhu stabil.
2. Ganti Thermal Paste dengan Bahan Berkualitas Tinggi
Meskipun laptop MSI sudah menggunakan thermal paste bawaan yang cukup bagus, setelah 2–3 tahun pasta dapat mengering. Thermal paste kering menyebabkan panas tidak tersalurkan dengan baik ke heatsink. Ganti dengan pasta premium seperti Arctic MX-4, Cooler Master CryoFuze, atau Noctua NT-H1. Hasilnya bisa menurunkan suhu CPU/GPU hingga 10–15°C.
3. Gunakan Cooler Boost Mode
MSI menyediakan fitur Cooler Boost di MSI Center atau Dragon Center. Fitur ini memaksimalkan putaran kipas untuk menurunkan suhu dengan cepat. Aktifkan saat bermain game berat atau rendering. Kekurangannya hanya suara yang menjadi lebih keras, tetapi performanya meningkat signifikan karena mencegah throttling.
4. Atur Power Plan ke Mode Balanced atau Silent
Jika kamu tidak sedang bermain game, gunakan mode Balanced atau Silent untuk mengurangi beban CPU. Mode ini mengatur clock speed agar tidak terus berada pada performa maksimal yang menyebabkan panas berlebih. Di MSI Center, kamu bisa memilih profil performa sesuai kegiatan seperti Office, Silent, atau Balanced.
5. Turunkan Grafik Game atau Gunakan FSR/DLSS
Laptop MSI sering dipakai untuk gaming berat. Suhu bisa melonjak hingga 90°C jika pengaturan grafis terlalu tinggi. Turunkan opsi seperti Shadow, Anti-Aliasing, Reflection, atau Texture Quality ke medium. Jika laptopmu mendukung AMD FSR atau NVIDIA DLSS, aktifkan untuk meringankan beban GPU tanpa menurunkan kualitas visual secara drastis.
6. Update BIOS dan Driver GPU
Banyak laptop MSI mendapatkan update BIOS untuk meningkatkan stabilitas suhu. Kunjungi situs resmi MSI (msi.com) dan cek bagian support. Selain itu, pastikan driver GPU NVIDIA/AMD selalu versi terbaru karena pembaruan sering berisi perbaikan manajemen daya dan suhu. Driver lama bisa menyebabkan suhu meningkat karena pengaturan performa yang tidak optimal.
7. Undervolt CPU untuk Menurunkan Panas
Undervolting adalah teknik menurunkan voltase CPU sehingga lebih dingin tanpa mengurangi performa secara signifikan. Untuk CPU Intel generasi tertentu, kamu bisa menggunakan Intel XTU atau ThrottleStop. Dengan undervolt −80 mV hingga −120 mV, suhu bisa turun 5–10°C.
Catatan: Undervolting tidak selalu tersedia untuk CPU Intel generasi terbaru dan Ryzen, tergantung BIOS.
8. Gunakan Cooling Pad Berkualitas
Cooling pad membantu meningkatkan aliran udara dari bawah, terutama untuk laptop MSI yang memiliki banyak ventilasi bawah. Pilih cooling pad dengan kipas besar dan kuat seperti Cooler Master Notepal U3 atau DeepCool N180. Letakkan laptop pada sudut sedikit terangkat agar aliran udara semakin optimal.
9. Hentikan Aplikasi Berat di Background
Aplikasi yang berjalan diam-diam seperti Discord, Spotify, Steam Update, Chrome dengan 20 tab, atau aplikasi editing bisa meningkatkan suhu. Buka Task Manager → Processes dan hentikan aplikasi yang memakan banyak CPU/RAM. Semakin sedikit aplikasi berjalan, semakin rendah beban prosesor.
10. Bersihkan dan Atur Kabel Internal (Jika Gaming Series)
Pada laptop MSI seri gaming tertentu, kabel internal yang menumpuk dapat sedikit menghambat aliran udara. Jika kamu terbiasa membongkar laptop, rapikan kabel internal agar tidak menghalangi jalur kipas. Langkah ini tidak wajib tetapi bisa memberikan tambahan 1–3°C performa pendinginan.
11. Kurangi Beban GPU dengan V-Sync atau Batas FPS
Laptop MSI bisa naik suhunya saat GPU bekerja keras menghasilkan fps berlebihan. Aktifkan V-Sync atau batasi FPS ke 60/120 sesuai refresh rate. Untuk game kompetitif, gunakan frame limiter agar GPU tidak bekerja pada kapasitas 100% terus menerus.
12. Gunakan Mode Game Optimizer MSI Center
MSI Center menyediakan fitur Game Mode yang mengoptimalkan alokasi sumber daya untuk game. Mode ini bisa mengatur prioritas CPU, mematikan aplikasi background, dan menyesuaikan performa GPU sehingga panas lebih terkontrol.
13. Pastikan Ventilasi Tidak Tertutup
Banyak pengguna laptop MSI menaruh laptop di kasur atau sofa, yang menghambat udara masuk. Laptop gaming membutuhkan permukaan keras dan rata. Gunakan meja, cooling pad, atau alas keras agar ventilasi bawah dapat bekerja maksimal.
14. Lakukan Reset Windows Jika Sistem Terasa Berat
Sistem yang bermasalah atau penuh aplikasi sampah bisa membuat CPU bekerja keras, memicu panas. Jika laptop MSI kamu sudah lama tidak di-reset dan terasa berat, gunakan fitur Reset this PC untuk mengembalikan Windows ke kondisi segar. Pilih opsi “Keep my files” agar data tidak hilang.
15. Upgrade RAM atau Ganti Thermal Pad
Beberapa seri MSI menggunakan thermal pad di VRAM dan VRM. Thermal pad yang sudah tua tidak menghantarkan panas dengan baik. Mengganti thermal pad bisa menurunkan suhu GPU. Selain itu, menambah kapasitas RAM dapat mengurangi beban swap file di SSD/HDD yang sering meningkatkan suhu.
Hal Lainnya tentang Laptop MSI Cepat Panas
Penyebab Utama Laptop MSI Cepat Panas
- Debu menumpuk di kipas atau heatsink
- Thermal paste sudah kering
- Pemain game dengan grafik terlalu tinggi
- Ventilasi tertutup atau aliran udara buruk
- Driver GPU atau BIOS belum diperbarui
- Overclock otomatis GPU/CPU tanpa disadari
- Suhu ruangan terlalu panas
Perkiraan Biaya dan Risiko Perbaikan Sendiri
Kamu bisa melakukan beberapa perbaikan sendiri, tetapi ada risiko:
- Pembersihan debu: Rp0, risiko: kipas patah jika terlalu keras
- Ganti thermal paste: Rp50.000 – Rp150.000, risiko: soket patah
- Cooling pad: Rp100.000 – Rp300.000, risiko: rendah
- Undervolting: Rp0, risiko: sistem crash jika setting salah
- Thermal pad/ganti kipas: Rp100.000 – Rp300.000, risiko: baut dan konektor rusak
Jika kamu tidak terbiasa membongkar laptop, lebih baik minta bantuan teknisi.
Perkiraan Biaya Servis di EngineerTech
| Jenis Servis | Harga Pasar | Harga EngineerTech |
|---|---|---|
| Cleaning kipas & heatsink | Rp250.000 – Rp350.000 | Mulai Rp200.000 |
| Ganti thermal paste premium | Rp350.000 – Rp500.000 | Mulai Rp300.000 |
| Ganti kipas pendingin | Rp500.000 – Rp800.000 | Mulai Rp450.000 |
| Perbaikan VRM/thermal pad | Rp400.000 – Rp700.000 | Mulai Rp350.000 |
Catatan: Harga dapat berubah tergantung model laptop MSI dan ketersediaan sparepart. EngineerTech akan memberi tahu sebelum pengerjaan dimulai.
Tips Agar Laptop MSI Tidak Cepat Panas Lagi
- Gunakan di ruangan bersuhu stabil
- Bersihkan ventilasi rutin
- Gunakan cooling pad saat gaming
- Aktifkan mode Turbo hanya saat perlu
- Hindari menaruh laptop di kasur atau sofa
- Gunakan grafik medium untuk game berat
Perbaiki Laptop MSI Cepat Panas di EngineerTech
Jika semua langkah sudah dicoba dan laptop MSI kamu tetap cepat panas, kemungkinan ada masalah pada thermal module, kipas, atau pasta yang benar-benar mengering. Semua masalah bisa diatasi dengan datang ke EngineerTech terdekat. Layanan antar-jemput tersedia di beberapa cabang. Kamu juga bisa klik tombol Estimasi Biaya di kanan atas artikel ini atau tombol WhatsApp di kanan bawah untuk konsultasi langsung.
Kesimpulan
Laptop MSI cepat panas dapat diatasi dengan pembersihan debu, mengganti thermal paste, memperbarui driver, mengatur grafis, hingga menggunakan cooling pad. Dengan 15 langkah ini, kamu bisa membuat laptop lebih dingin dan performanya stabil kembali. Jika suhu tetap tinggi meskipun sudah mencoba semua cara, solusi terbaik adalah membawa laptop ke teknisi profesional.





